Pukul 20:00, hari semakin malam tiba menaungi kediaman Megantara. Sebuah mobil mewah bergerak membelah halaman luas, lalu berhenti sempurna tepat di depan area lobi. Di balik kemudi, Rey mematikan mesin, lalu melirik sekilas melalui cermin tengah ke arah kursi penumpang belakang.
"Nona? Anda baik-baik saja? Wajah Anda pucat, Nona," tanya Rey dengan nada khawatir yang sigap saat menyadari gurat kelelahan di wajah Elea.
Elea membuka sepasang matanya yang terasa berat, lalu mengulas senyuman tipis. "Aku gak apa-apa, Rey, gak usah khawatir. Ini efek jenuh aja karena gak lihat muka kulkas Kak Nick seharian ini."
Mendengar celetukan polos itu, Rey ikut terkekeh pelan di balik kacamata beningnya. Pria itu gercep keluar dari pintu kemudi, melangkah lebar untuk membukakan pintu belakang.
"Silakan, Nona. Kalau begitu, saya pamit," kata Rey sembari membungkuk hormat.
"Iya, makasih ya, Rey," sahut Elea.
Begitu kakinya menapak atas paving block, tidak ada satu pun orang di luar. Pandangan Elea seketika dimanjakan oleh belasan mobil elit milik klan utama yang terparkir rapi memenuhi halaman luas, itu belum termasuk koleksi mobil mewah milik Azeus dan deretan motor balap andalan Nicktan yang tersimpan rapi di dalam garasi mereka. Barisan pengawal pribadi berpakaian jas hitam yang berjaga ketat di berbagai sudut hanya melirik, lalu gercep membungkuk sopan saat gadis Megantara tersebut melintas.
Elea melangkah masuk menembus pintu. CEO Muda itu sempat mengernyit bingung karena seluruh koridor lobi terasa teramat sunyi. Namun, begitu kakinya menapaki selasar lorong menuju ruang keluarga tengah, barulah ia menyadari bahwa atmosfer di sana sengaja dibuat sedikit temaram.
Semua orang ternyata sedang fokus menatap layar proyektor besar yang menampilkan sebuah film.
Awalnya, Azeus sempat ragu setengah mati dan menolak keras untuk menyetel film ini karena takut Nicktan akan merasa malu di depan keluarga besar, yang berujung pada lonjakan stres emosional lalu memicu kolaps pada jantung nya.…
NICKTAN: Si Pembalap Dingin
424. Lagu Yang Pernah Tercipta
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 435 Episodes
Comments