Setelah kejar-kejaran singkat, Elea akhirnya sampai di sebuah gudang tua di pinggiran kota yang alamatnya dikirimkan oleh Clarissa melalui sharelock. Napasnya memburu saat mendorong pintu besi yang berkarat itu.
Di tengah ruangan yang remang-basi, Paman Seno terduduk di sebuah kursi kayu dengan tangan dan kaki terikat kuat. Wajahnya pucat pasi. Di depannya, Clarissa berdiri dengan santai sambil menghisap rokok, asapnya mengepul tipis di udara. Paman Seno menatap wanita itu dengan pandangan tak percaya. wanita yang ia puja sebagai sosok berkelas dan lemah lembut ternyata tak lebih dari seorang iblis berhati dingin. Karena penyakit langkanya yang membuat otot ototnya lemah, Paman Seno hanya bisa pasrah tanpa daya.
"Akhirnya datang juga kau, bocah sialan," Clarissa menoleh dengan seringai licik.
Namun, seringai itu langsung luntur seketika. Di belakang Elea, pintu gudang kembali terbuka lebar. Azeus Megantara melangkah masuk dengan aura penguasa yang begitu pekat, dikawal oleh empat orang pria berbadan tegap yang wajahnya tampak siap mematahkan leher siapa pun.
Clarissa tersentak hingga rokok di tangannya jatuh ke lantai. Nyalinya menciut seketika saat melihat sosok yang berdiri di belakang Elea. Ia tentu tahu siapa Azeus Megantara. Azeus bukan hanya ayah Nick, tapi pemilik tunggal Megantara International Circuit, sirkuit megah tempat Clarissa dulu bekerja sebagai Brand Ambassador (BA).
Clarissa teringat bagaimana dulu ia mati matian mencoba menempel pada Nicktan demi pansos dan harta, namun Nick yang dingin justru memecatnya secara tidak Hormat karena dianggap mengganggu profesionalitas tim. Sejak saat itu, Clarissa menyimpan dendam dan beralih mengincar Paman Seno yang ia kira lebih mudah dikelabui.
"S-sial, kok Om Azeus bisa di sini?" gumam Clarissa gemetar. Ia tahu Azeus jauh lebih berbahaya dan licin daripada Nick. Jika Nick adalah es yang membekukan, maka Azeus adalah api yang siap menghanguskan siapa pun yang mengusik ketenangannya.
"O-om..." lirih Clarissa, sua…
NICKTAN: Si Pembalap Dingin
79. Kalimat Keramat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 436 Episodes
Comments