Mereka melangkah lebih dalam ke reruntuhan tersebut, mengagumi setiap detail arsitektur kuno yang masih bertahan meski telah melewati waktu yang tidak terhitung lamanya, bertanya-tanya peradaban macam apa yang pernah membangun struktur luar biasa ini sebelum akhirnya lenyap ditelan sejarah yang terlupakan.
Mereka menyusuri reruntuhan kuno itu dengan hati-hati, mengagumi ukiran-ukiran rumit yang menghiasi setiap permukaan batu yang masih tersisa. Berbeda dari reruntuhan biasa yang mereka temui sebelumnya, tempat ini terasa seolah masih "hidup" dalam artian tertentu, energi misterius terus mengalir melalui celah-celah batu yang telah berusia entah berapa ribu tahun.
"Peradaban macam apa yang pernah membangun tempat seperti ini?" gumam Elira, menyentuh salah satu ukiran dengan hati-hati, merasakan getaran halus yang menjalar dari batu tersebut.
Ryden memeriksa detail arsitektur yang mengelilingi mereka, mencoba mengenali pola apa pun yang mungkin berhubungan dengan pengetahuan yang pernah ia kumpulkan sepanjang perjalanannya. "Ini tidak seperti peradaban manapun yang pernah kubaca dalam catatan sejarah normal. Mungkin ini berkaitan dengan salah satu misteri terbesar dunia ini—sesuatu yang bahkan lebih tua dari Kerajaan Kosong yang legendaris."
Mereka melanjutkan penjelajahan menuju bagian tengah reruntuhan, di mana sebuah struktur mirip altar besar berdiri kokoh meski dikelilingi kehancuran di sekitarnya. Di atas altar tersebut, sebuah kristal besar berkilau dengan cahaya yang terus berubah warna, menciptakan pola-pola cahaya aneh yang menari di dinding-dinding sekitarnya.
"Kristal itu tampak seperti sumber dari seluruh anomali yang kita rasakan," ucap Ryden, mendekat dengan hati-hati untuk memeriksa lebih lanjut.
Begitu mereka mendekat, sebuah suara aneh mulai terdengar dari dalam kristal tersebut, seperti bisikan dari berbagai bahasa kuno yang bertumpang tindih, terlalu samar untuk dipahami sepenuhnya namun cukup jelas untuk membuat bulu kuduk mereka berdiri.
"Apakah…
ONE PIECE : RETAKAN TAKDIR
BAB 157
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 204 Episodes
Comments