#48

Helaan napas berat Nindi lepaskan. Sejujurnya, dia sudah sangat tidak ingin punya hubungan

sedikitpun lagi dengan keluarga mantan suaminya ini. Tapi sayang, malah terus-terusan bertemu pula sekarang. Tidak di jalan, tidak pula di rumah sakit. Tetap saja bertemu dengan mereka. Dunia terasa sangat sempit sekarang untuk Nindi.

"Hah ... baiklah. Katakan, apa yang bisa aku bantu. Jika benar aku bisa membantu, maka aku akan melakukannya."

Sedikit harapan langsung muncul di raut wajah Hana. Wajahnya pun langsung terlihat cerah penuh harapan. "Terima kasih, Nindi. Ku mohon, tolong hubungi kak Afi. Katakan padanya, mama sakit. Minta dia segera datang ke rumah sakit untuk membayar tagihan. Karena saat ini, aku beneran tidak punya uang untuk membayarnya."

Nindi terdiam. Terlalu berat untuknya melakukan hal tersebut. Meski bukan dirinya yang akan bicara, tapi jika harus menghubungi lewat ponselnya, dia sungguh akan merasa tidak nyaman dengan hal tersebut.

"Itu ... aku tidak lagi punya nomor kontak kakakmu. Aku tidak lagi bisa membantu untuk masalah tersebut. Tapi, mungkin aku bisa bantu dengan cara lain. Dengan, meminjamkan kamu uang agar kamu bisa melunasi tagihan rumah sakit mama mu, Hana."

Hana terdiam, dia tatap sedikit lebih lama wajah Nindi. Bibirnya terasa ringan untuk mengatakan kalau masalah nomor kontak, dia punya. Dia bisa memberikannya. Tapi, hati Hana menolak untuk melakukan hal tersebut.

"Ba-- baiklah kalau gitu. Aku akan sangat berterima kasih jika kamu bisa memberikan bantuan pada kami yang sudah sangat melukai hatimu di masa lalu, Nindia. Jujur, sebenarnya aku tidak punya muka untuk berhadapan dengan mu. Tapi, aku sudah kehabisan akal sekarang. Saat melihat dirimu, aku tidak lagi bisa memikirkan hal lain. Rasa malu ku pun menghilang seketika, Nindia."

Nindi mencoba tersenyum kecil walau terlihat sangat canggung dan agak aneh. "Itu ... lupakan saja. Sekarang, ambil ini. Lalu, lunasi tagihannya. Dengan begitu, masalah mu bisa sedikit lebih ringan," ucap Nindi sam…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

vania larasati

vania larasati

lanjut kak

2025-09-23

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!