#34

Ucapan yang langsung membuat wajah Afi memunculkan raut kekecewaan yang sangat jelas. Lalu setelahnya, tanpa berucap satu patah kata terlebih dahulu, Afi segera beranjak meninggalkan tempat dia berdiri.

Nisa yang bingung langsung menatap Desi, meminta penjelasan. Desi yang paham akan maksud dari si mama mertua, seketika melepas napas berat.

"Yang dia cari adalah Nindi, Ma."

"Nindi? Wanita itu datang? Di mana dia?"

"Iya. Dia datang. Tapi, sudah pergi sejak tadi bersama teman prianya."

"Apa? Teman pria? Dia sudah punya teman pria sekarang?"

Pertanyaan itu hanya Desi jawab dengan anggukan pelan saja. Namun, anggukan pelan itu cukup untuk membuat Nisa memperlihatkan wajah gusar akibat rasa kesal yang sedang bersarang di hati.

"Heh, sudah punya pendamping sekarang? Pria bod*oh mana lagi yang akan jadi korban wanita jal*ang itu?" Wajah penuh cemoohan langsung terlihat.

Ini manusia satu benar-benar tidak punya kesadaran atas diri sendiri. Selalu saja menganggap dirinya yang paling baik dari orang lain. Selalu saja merasa paling benar sendiri. Baginya, dialah yang paling baik sebagai manusia. Padahal, kenyataannya malah berbanding terbalik.

"Tunggu! Apa jangan-jangan, dia bersikeras mau bercerai dari Hanafi gara-gara sudah punya pandangan terhadap pria lain lagi." Lagi, anggapan yang tidak baik kembali muncul.

Desi yang diajak bicara langsung memberikan anggukan mantap. "Mungkin. Mama benar, Ma. Dia sudah punya pandangan terhadap pria lain. Makanya dia langsung minta pisah dari Afi. Kelihatan banget ngotot mau pisah kemarin 'kan? Padahal, Afi sudah mempertahankan dia sekeras mungkin. Tapi tetap saja, dia ingin bercerai."

Belum sempat Nisa menjawab, Hana langsung ikutan bicara. "Sudah jelas itu. Wanita kek dia mana mungkin akan melepaskan pria yang punya latar belakang bagus seperti kak Afi kalau bukan ada cadangan yang lain."

"Hana."

"Ah, mama, kak Desi. Kalian jangan bahas tentang wanita itu lagi. Mood bahagia ku langsung hilang karena mendengar soal wanita itu."

"Sekaran…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Patrick Khan

Patrick Khan

hana bodoh bgt sangking bucin nya.. 😂😂😂

2025-09-09

1

ahs@

ahs@

Ingat, hukum tabur tuai Hana 🤣🤣

2025-09-08

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!