Amara membantu Erlan tapi mereka diam-diaman. Sesekali tangan mereka tidak sengaja bersentuhan saat Erlan menaruh sate di piring yang dipegang Amara. Sentuhan itu singkat namun terasa begitu hangat, seketika menjalar ke seluruh tubuh Amara hingga membuatnya seakan terpaku di tempat.
Jantungnya berpacu kencang tak menentu, wajahnya seketika memerah padam hingga ke pangkal telinga. Ia buru-buru menunduk dalam-dalam, tak berani menatap mata Erlan, namun tangannya yang memegang piring seakan lupa bergerak.
Erlan pun terdiam sejenak. Saat kulit mereka bersentuhan, ia merasakan getaran halus yang tak bisa ia jelaskan. Matanya menatap wajah Amara yang memerah merona itu lekat-lekat, melihat telinga gadis itu yang tampak merah padam menahan malu.
Di dalam hatinya, muncul keinginan lembut untuk mengusap pipi gadis itu, namun ia segera menahan diri. Ia menarik kembali tangannya perlahan, berusaha tetap tenang meski suaranya terdengar sedikit lebih rendah dan berat dari biasanya.
"Hati-hati, panas," ucapnya pelan, suaranya terdengar begitu lembut seakan hanya ingin didengar oleh Amara seorang.
Amara mengangguk pelan, bibirnya bergetar ingin menjawab namun tak satu pun kata yang mampu keluar dari tenggorokannya. Ia hanya bisa menunduk dalam, menatap sate yang tertata rapi di piring tanpa berani mengangkat wajah sedikit pun. Setiap kali Erlan meletakkan sate ke piringnya, jantungnya seakan ikut berhenti berdetak sejenak. Kehangatan sentuhan tangan pria itu masih terasa tertinggal di ujung jarinya, membekas dan membuatnya tak tenang.
Mereka berdiri berdekatan namun hening sekali. Mereka sama sekali tidak menyadari kalau tak jauh dari sana, dua pasang suami istri itu sedang mengamati mereka dengan senyum penuh arti.
Di sudut halaman yang agak jauh, Miriam berdiri sendirian menatap pemandangan itu dengan mata yang memancarkan kilatan kebencian dan cemburu yang pekat. Sesaat kemudian, seorang bayi kecil berjalan tertatih ke artinya. Bayi Alea dan Damon. Bocah-bocah itu semuanya b…
SLEEP WITH MR. MAFIA
Chapter 1101
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 1252 Episodes
Comments
Windi Widia Astuti
mudahan aja g bnyk drama s miriam langsung kasih bom ajah thor. moga ada cctv di sana
2026-08-11
9
Syakirah Dzaky
Meriam , Klo Damian tahu kamu menendang cucu nya , hbs kaki mu di patah , aduh org biasa seperti mu mau main2 sama keluarga mereka
2026-08-11
3
Cristella Tella
moga kebusukan meriam segera terungkap.... biar aman dunia
2026-08-11
8