Bapak-bapak itu terduduk lemas di tanah, wajahnya penuh lebam dan tubuhnya menggigil. Kemejanya robek di bagian lengan dan darah menetes dari pelipisnya. Meski begitu, ia tetap menggenggam erat sebuah tas selempang kusam seolah-olah nyawanya ada di dalamnya.
"Pak, bapak gak apa-apa?" tanya Lintang sambil berlutut di sampingnya.
Talia ikut jongkok, lalu merogoh tasnya untuk mencari tisu basah.
"Ini, Pak. Maaf ya, seadanya dulu, soalnya saya bukan dokter, gak punya banyak peralatan medis buat di bawa, biasanya peralatan medis di bawa sama kakak saya yang dokter, namanya Jason, dia dokter hebat loh. Kalau nama saya Talia, bukan dokter tapi calon superstar, bapak ..."
"Tal, kita mau tolongin nih bapak, bukannya mau ngajak kenalan dan kasih tahu riwayat lo dan kakak lo." Lintang berkata gemas. Pengen dia jitak si Talia. Dalam situasi kayak gini bisa-bisanya dia masih ... Ah sudahlah. Lintang kemudian mengambil tissue di tangan Talia.
"Lo telepon ambulans sekarang," katanya cepat sambil mencoba membersihkan luka di pelipis si bapak.
Pria tua itu terlihat lemah. Suaranya parau saat berkata,
"Terima kasih... terima kasih... tas saya ... mereka mau ambil ini …"
Tangannya semakin erat menggenggam tas itu. Talia menatapnya sebentar lalu berdiri dan mengeluarkan ponsel.
"Saya telepon ambulans dan polisi ya pak. Bolehkan?" Lintang menatap sahabatnya lagi.
"Gak perlu tanya dodol, panggil aja cepet."
Talia menyengir lebar ke sahabatnya itu.
"Iya-iya, galak amat." setelah itu ia menelpon ambulance lalu polisi.
"Bapak kerja apa? Kok bisa sampai dikeroyok gitu?" tanya Lintang.
Bapak itu menatap Lintant sebentar, lalu matanya berkaca-kaca.
"Saya cuma guru honorer, nak ... saya baru ambil uang tabungan buat biaya operasi anak saya... Mereka ngikutin saya dari bank..."
Lintang berdecak marah. Dunia memang kejam, tapi ia tak pernah menyangka bisa sekejam ini. Merampok seorang guru tua yang baru ambil uang untuk anaknya sakit? Benar-benar tak berperikemanusiaan.
Beberapa warga akh…
SLEEP WITH MR. MAFIA
Chapter 100
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 1181 Episodes
Comments
phity
bca part ini antara sedih mo nangis dgn kisah hidup pak suryo tp malah mo tertawa dgn tingkah talia....bnar2 ya hidup kadang gk adil biat sbgian orng dan adil untuk bbrp orng disituasi ini adil sy rasah ada sedihnya tp kehadiran talia menghiburrrr
2025-05-21
2
Desyi Alawiyah
Lintang sama Casen kok tahan yah sahabatan sama cwe model Thalia... Tapi, meskipun begitu, Thalia baik loh, dia mau nolong bapak-bapak tua itu...
Damian beruntung memilih Thalia, meskipun ngomongnya suka ceplas ceplos tapi hatinya baik...
2025-05-21
2
TriAileen
rapuh nya aku baca bab ne. perjuangan orang tua demi anak sehat. luar biasa... semoga di bab selanjutnya, di permudah proses penyembuhan anak pak Suryo. n diberikan kemudahan keuangan tuk keluarga pak Suryo.
2025-05-21
1