Talia masih melongo, otaknya memproses kata-kata bocah kecil itu. Matanya menyipit, menatap Bian dengan intens.
"Kamu …" Talia menunjuk Bian dengan ekspresi mengingat-ingat.
"Ah aku ingat sekarang!"
Seru Talia kuat.
"Kamu bocah yang waktu itu bilang suara kakak fales kan? Terus yang ketawain kakak pas kakak jatoh dari bangku tam ..."
Perkataan Talia terhenti. Ia menatap Damian lagi. Lalu kembali menatap Bian. Bas dan Bian-lah yang bingung melihat tingkahnya. Sementara Damian menikmati. Kemungkinan besar Talia sudah mengingat kalau gadis itu pernah bertemu dengannya sebelumnya, bukan di saat dia terluka. Tetapi di taman waktu itu.
Tak lama kemudian Talia berlari menjauh dari mereka, pergi ke sudut ruangan, membalikkan badannya menghadap tembok dan bicara pada dirinya sendiri.
"Astaga Talia. Ternyata laki-laki itu adalah laki-laki yang waktu itu bantu kamu berdiri saat kamu jatoh di taman. Pantesan wajahnya familiar banget. Haduh, kenapa malah bertemu dengan laki-laki beranak itu lagi sih? Mau bilang jodoh tapi nggak mungkin, dia udah ada anak. Berarti istri juga ada dong? Bilang apes ajalah ketemu sama dia."
"Kakak fales, kakak ngapain ngomong sendiri?" Suara Bian membuat Talia kaget. Dia kesal tapi tidak bisa marah sama anak kecil. Apalagi bapaknya raja iblis berdarah dingin di depan sana, bisa-bisa dia yang habis duluan. Dalam kamus Talia, cari aman aja.
"Adek, kok manggil kakak, kakak fales sih? Kakak punya nama. Talia. Ta-li-a. Panggil itu aja ya?" katanya tersenyum seramah mungkin. Matanya sesekali mencuri-curi pandang ke Damian.
Kok dia jadi malu kalau ingat kejadian taman waktu itu ya?"
"Talia? Nama kakak Talia?" Talia mengangguk kuat.
"Iya. Baguskan? Cantik kayak orangnya."
Talia memperagakan gaya seperti model di depan mereka.
Bian mengangguk-angguk kecil, ekspresi bocah itu tampak berpikir keras. Lalu, dengan polosnya dia berkata,
"Tapi tetap aja suaranya fales, kak Talia fales."
Talia terdiam. Wajahnya mengerucut sebal.
"Au ah, masih kecil udah…
SLEEP WITH MR. MAFIA
Chapter 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 1180 Episodes
Comments
Naji Ihsan Ahmad
wahh wahh wahh.. sepertinya tambah seru nii.Bisa jd Damian ngikuti Talia yg dibawa ke rmh sakit oleh kakaknya.truss diam 2 Damian merencanakan me membaantu Talia kabur bawa kermhnya yg baru dann Talia jd tau kalo damian duda haahaa bisa dibuliy jg tu..Damian ganteng 2 duda jgn lupa Talia ucapin makasih dgn peluk cium tuk dami hehe
2025-02-22
2
Anna
liat reaksi talia.. jadi keinget gw wkt masih SD.. waktu itu kan SD selalu ada dokreer keliling suntik imun.. gw udah kabur jauh.. ketangkep juga.. krn gw berontak butuh d pegang 8 orang..
kalau inget itu ngakak sendiri segitu takut suntik.. kaya sapi mau d kurbanin.. hahaha
walau sekarang udah kaga takut ama jarum.. tp ttp ga mau lihat jarum kalau mau disuntik..
2025-04-30
0
andi_wathy
Bian pulang duluan ya sama Bas Krn papa Damian mau ketemu sama calon mama muda mu dulu hahahhah
2025-02-22
3