Begitu pintu menutup di belakangnya, Matt berjalan keluar dari ruang rawat itu dengan langkah yang tampak mantap tapi hati yang jauh dari stabil. Setiap detik ia menjauh dari Kara, dadanya makin terasa aneh. Bukan sedih. Bukan juga galau. Lebih seperti… masih ingin berada di sana, menatap gadis itu yang menggendong boneka beruang sialan dari Damon.
Ia menuju parkiran sambil mengembus napas keras. Udara sore terasa dingin, tapi kepalanya panas. Bisa-bisanya dia masih segondok itu cuma gara-gara boneka.
Matt menyalakan mobil. Langsung ke hotel Damian.
Perjalanan menuju hotel dilalui dengan pikiran yang terus kembali ke kejadian memalukan tadi.
Kara, selimut, dan kentut gadis itu. Matt menutup mata sebentar di lampu merah. Senyumnya muncul tanpa bisa dicegah.
"Astaga, bisa-bisanya bocah itu."
Tapi begitu membayangkan wajah Kara yang memerah, jantungnya malah mengeras di dalam dada. Ada getaran yang mengganggu.
Sampai di hotel, suasana lobby sudah lebih lengang. Ia melangkah masuk, hendak naik lift, namun dua anak buahnya langsung menghampiri.
"Bos!"
Matt menoleh.
"Apa?"
"Kami sudah menemukan orang yang menyerang mobil bos semalam."
Mata Matt langsung gelap.
"Siapa?"
"Supervisor yang kemarin dipecat. Yang manipulasi dana hotel."
Matt berhenti sejenak.
"Yang punya istri hamil tua?"
"Betul. Tapi dia… dia nekat menyerang. Katanya ingin balas dendam karena tidak terima di pecat.
Darah Matt naik ke kepala.
Dia masih bisa mengabaikan kalau dirinya saja yang jadi target. Tapi begitu mengingat Kara ada di dalam mobil, bahkan sampai harus di rawat di rumah semalaman karena syok, rasanya seluruh naluri protektifnya menyala brutal.
"Bawa dia padaku, sekarang." katanya pendek.
Anak buahnya mengangguk dan pergi.
Tak perlu waktu lama. Belum genap lima belas menit Matt masuk ke ruang VIP kecil di lantai tiga, pintu terbuka. Dua anak buahnya menyeret seorang pria berusia sekitar tiga puluhan. Rambutnya berantakan, wajahnya pucat. Ia ketakutan, tapi masih berusaha terlihat garang.
…
SLEEP WITH MR. MAFIA
Chapter 516
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 1180 Episodes
Comments
🍒WINA🍒
Baru berpisah sebentar sudah merindukan santen kara om matt😀🤭Matt terus memikirkan kara jantungnya terus berdebar-debar tak karuan...
Akhirnya matt mengakui telah jatuh cinta pd pandangan pertama sm santen kara, om matt suka jahil dan iseng sm kara....
Skrg kara sangat berarti buat om matt, semenjak menyentuh kara om matt telah mengaklim kara adalah miliknya seorang aja..
2025-12-10
2
Lilik Juhariah
oooo om Matt , ayoo dong lincah dikit bin gercep , emang sih karakter om Matt dari awal gak kejem GK suka marah tapi banyak ketawa , pasti dasarnya om Matt pria humble , dingin juga tapi gak KY bongkahan es , cocok banget sama santen
2025-12-10
1
Riska Baelah
ethan bisa gak kara tetap d rmh om matt,, kasian tuh ponakan sama sahabat mu udh saling suka, entr merindu lg,, om matt jg klu ska kara bilng lansung,, kara jg suka lho sama diri mu om matt,, eps bsok bisa yg kk liat momen manis kara sm om matt,, 😍🤭
2025-12-10
1