"Wahh, di bawah ada air terjun. Aku mau mandi air terjun!"
Seru Amara menatap Alea dan Kamara bergantian dengan wajah antusias. Sayangnya kedua emak-emak muda itu tampaknya tidak tertarik mandi air terjun.
"Gak deh Amara cantik. Kakak kamu ini gak suka sama yang berbau air dingin. Kamu tahu musuh emak-emak itu air dingin kan?" kata Alea saat Amara menatapnya dengan tatapan memelas. Begitu di tolak, tatapan gadis itu berpindah ke Kamara, sepupu iparnya yang nama mereka hampir mirip, beda satu huruf saja.
"Aku juga gak, kamu lihat? Pori-pori kulitku udah kebuka semua kayak gini cuma gara-gara dingin. Apalagi masuk ke air. Duh, yang ada aku bakalan jadi patung es!" seru Kamara sambil mempergelarkan bahunya yang terlihat sedikit menggigil.
"Belum lagi kalau rambutku basah kuyup, nanti susah keringnya. Maaf ya, Amara sayang, kali ini kamu harus puas lihat saja dari tepian."
Amara mengerucutkan bibirnya panjang, wajahnya tampak kecewa berat. Matanya kembali menatap ke arah aliran air yang jernih dan mengalir deras dari ketinggian, membasahi batu-batu besar yang tertutup lumut hijau segar. Air terjun itu tampak begitu mempesona, memancarkan kabut halus yang sejuk dan menenangkan. Keinginannya untuk merasakan segarnya air itu semakin membuncah, namun tak ada satu pun dari mereka yang bersedia menemaninya.
Tiba-tiba ia teringat Miriam.
"Oh iya, ada Miriam!" serunya refleks, seketika wajahnya berbinar kembali menatap ke arah sahabatnya yang berdiri agak di belakang.
"Miriam kan jago sekali berenang! Miriam, renang yuk!,
Miriam yang tadi diam saja seketika tertegun. Hatinya berteriak menolak, ia sama sekali tidak suka mandi air dingin, apalagi berbasah-basahan di tempat terbuka. Namun melihat tatapan memelas dan penuh harap Amara, ia tahu tak bisa menolak begitu saja tanpa menimbulkan kecurigaan. Dengan senyum yang dipaksakan tampak antusias, ia mengangguk pelan.
"Tentu saja... aku ikut," jawabnya, suaranya terdengar tenang meski hatinya penuh keberatan.
Amara bersorak g…
SLEEP WITH MR. MAFIA
Chapter 1098
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 1178 Episodes
Comments
🍒WINA🍒
Amara jangan ngeyel/keras kepala dah sore juga, sangat berbahaya apalagi sore hari udara sangat dingin banget.
dengarkan kata erlan dan sepupu kamu, besok aja mandi di air terjun ditemenin sa kak erlan... lagian miriam itu gerak-geriknya sangat mencurigakan.
waspada dan lebih hati-hati teman kamu itu, tidak tulus berteman sama kamu mara, miriam punya niat jahat mencelakai kamu. erlan insting sangat tajam sekali ssmoga bisa menjaga dan melindungi amara...
2026-08-11
1
mery harwati
Insting Erlan tajamkah pada Miriam?
Biasanya Alea & Kamara paling jago baca gestur orang yang gak tulus berteman, apa ketajaman insting sudsh menurun setelah mereka jadi mahmud (mamah muda) 😀
2026-08-10
0
Heni Susanti
kael sama Erlan harus terus jagain Amara Jan smpe celaka sama ulah si miriam cewek sinting
2026-08-10
3