Enzo memang calon menantu yang tahu diri. Karena saat ini dia menyamar sebagai staf biasa, panggil Papanya Chantika,Tuan 😄.
Marco minta izin memperkenalkan hantaran Bos-nya yang dia siapkan 😄.
Satu persatu disebutnya bawaan hantaran itu.
Baru saja mendapat ceramah - Saras nyletuk - yakin ini semua premium 🤦🏻♀️😄.
Rahardja memanggil namanya dengan suara tegas. Rasain mendapat ceramah lagi di depan tamunya.
Marco...Marco. pikiranmu itu 😂. Tadi kalau Bos tersinggung karena kata-kata Saras, bisa-bisa langsung buka akta saham. Sekarang kalau Rahardja tahu siapa Bos sebenarnya, Rahardja malah panggil Bos, Tuan /Facepalm/.
2026-08-09
1
Anonim
Saatnya Enzo datang melamar Chantika.
Saras sirik ajah. Belum tahu siapa Enzo. Jangan sampai kejang-kejang setelah tahu.
Chantika bilang sama Papanya - cuma lamaran biasa, tidak perlu disambut.
Rahardja tidak setuju. Dia tidak ingin putrinya diperlakukan tidak baik hanya karena dia memperlakukan calon menantunya dengan buruk.
Nah, Ranti dan Saras - dengerin tuh apa kata Rahardja. Itu bentuk nasehat Rahardja yang pantas didengar dan dicamkan oleh mereka berdua tuh.
Mendengar tutur kata dari Papanya, kalau Chantika tersenyum hangat pada Papanya.
Saras mah menggerutu.
2026-08-09
1
Fadillah Ahmad
Inilah Contoh anak yang terlalu di manjakan. 🤬🤬🤬 Tidak tau diri! Sudah di kasih hidup enak, eh... Malah kurang hajar ngomongnya ke orang tuanya! 🤬🤬🤬 Dasar! Anak tidak tau di untung! 🤬🤬🤬
Comments
Anonim
Enzo memang calon menantu yang tahu diri. Karena saat ini dia menyamar sebagai staf biasa, panggil Papanya Chantika,Tuan 😄.
Marco minta izin memperkenalkan hantaran Bos-nya yang dia siapkan 😄.
Satu persatu disebutnya bawaan hantaran itu.
Baru saja mendapat ceramah - Saras nyletuk - yakin ini semua premium 🤦🏻♀️😄.
Rahardja memanggil namanya dengan suara tegas. Rasain mendapat ceramah lagi di depan tamunya.
Marco...Marco. pikiranmu itu 😂. Tadi kalau Bos tersinggung karena kata-kata Saras, bisa-bisa langsung buka akta saham. Sekarang kalau Rahardja tahu siapa Bos sebenarnya, Rahardja malah panggil Bos, Tuan /Facepalm/.
2026-08-09
1
Anonim
Saatnya Enzo datang melamar Chantika.
Saras sirik ajah. Belum tahu siapa Enzo. Jangan sampai kejang-kejang setelah tahu.
Chantika bilang sama Papanya - cuma lamaran biasa, tidak perlu disambut.
Rahardja tidak setuju. Dia tidak ingin putrinya diperlakukan tidak baik hanya karena dia memperlakukan calon menantunya dengan buruk.
Nah, Ranti dan Saras - dengerin tuh apa kata Rahardja. Itu bentuk nasehat Rahardja yang pantas didengar dan dicamkan oleh mereka berdua tuh.
Mendengar tutur kata dari Papanya, kalau Chantika tersenyum hangat pada Papanya.
Saras mah menggerutu.
2026-08-09
1
Fadillah Ahmad
Inilah Contoh anak yang terlalu di manjakan. 🤬🤬🤬 Tidak tau diri! Sudah di kasih hidup enak, eh... Malah kurang hajar ngomongnya ke orang tuanya! 🤬🤬🤬 Dasar! Anak tidak tau di untung! 🤬🤬🤬
2026-07-17
5