adik tiri luknut pingen dapat investasi tapi mengorbankan kakanya sendiri ,, membalas kebaikan dengan kevurukan hanya Karna iri dan ingin di puji, hanya Karna sebuah jabatan menghancurkan org lain, kenapa tidak dirimu sendiri Aja yang menyerahkan dirimu pada pria belang itu
ayo Enzo serang jangan kasih ampun terus kalàu sudah kau tanggung jawab ya jangan slenco dan lari Loh
2026-07-07
5
Anonim
Bryan basa-basi dulu bicara sama Chantika.
Obat sudah bekerja di organ tubuh Chantika. Tubuhnya kehilangan keseimbangan ketika melangkah mau pergi.
Kepala makin berat, sorot matanya kehilangan fokus
Tapi Chantika masih sadar, bertanya minumannya dimasukin apa sama Bryan.
Chantika masih kuat menepis tangan Bryan yang hendak menyentuh pipinya.
Chantika si polwan cantik, meski tubuhnya limbung, tidak membiarkan Bryan begitu saja menyentuh dirinya. Dihajarlah Bryan. Sampai terdorong tubuhnya menghantam meja dan jatuh berlutut.
Chantika dengan nafas tersengal memanfaatkan kesempatan itu untuk berlari menuju pintu.
Akibat benturan tadi, dengan langkah lambat Bryan berusaha mengejar. Berhasil menarik ujung blus Chantika.
2026-07-26
1
Anonim
Saras terus memaksa kakaknya untuk minum wine.
Waah Chantika, diminum juga wine yang sudah dicampur obat laknat.
Chantika sadar apa yang dia minum. Pikirannya, jika ada yang mulai gak beres, dia harus segera pergi.
Bryan senang jebakannya mengena Chantika.
Boro-boro lanjut membicarakan investasi. Mana mau Bryan begitu. Yang ada Saras disingkirkan dari kamar itu.
Saras semangat dimintai tolong mengambil dokumen proposal Bryan yang tertinggal di mobil.
Comments
asih
adik tiri luknut pingen dapat investasi tapi mengorbankan kakanya sendiri ,, membalas kebaikan dengan kevurukan hanya Karna iri dan ingin di puji, hanya Karna sebuah jabatan menghancurkan org lain, kenapa tidak dirimu sendiri Aja yang menyerahkan dirimu pada pria belang itu
ayo Enzo serang jangan kasih ampun terus kalàu sudah kau tanggung jawab ya jangan slenco dan lari Loh
2026-07-07
5
Anonim
Bryan basa-basi dulu bicara sama Chantika.
Obat sudah bekerja di organ tubuh Chantika. Tubuhnya kehilangan keseimbangan ketika melangkah mau pergi.
Kepala makin berat, sorot matanya kehilangan fokus
Tapi Chantika masih sadar, bertanya minumannya dimasukin apa sama Bryan.
Chantika masih kuat menepis tangan Bryan yang hendak menyentuh pipinya.
Chantika si polwan cantik, meski tubuhnya limbung, tidak membiarkan Bryan begitu saja menyentuh dirinya. Dihajarlah Bryan. Sampai terdorong tubuhnya menghantam meja dan jatuh berlutut.
Chantika dengan nafas tersengal memanfaatkan kesempatan itu untuk berlari menuju pintu.
Akibat benturan tadi, dengan langkah lambat Bryan berusaha mengejar. Berhasil menarik ujung blus Chantika.
2026-07-26
1
Anonim
Saras terus memaksa kakaknya untuk minum wine.
Waah Chantika, diminum juga wine yang sudah dicampur obat laknat.
Chantika sadar apa yang dia minum. Pikirannya, jika ada yang mulai gak beres, dia harus segera pergi.
Bryan senang jebakannya mengena Chantika.
Boro-boro lanjut membicarakan investasi. Mana mau Bryan begitu. Yang ada Saras disingkirkan dari kamar itu.
Saras semangat dimintai tolong mengambil dokumen proposal Bryan yang tertinggal di mobil.
Dia belum tahu kakaknya kena jebakan Bryan.
2026-07-25
1