Reruntuhan Pedang kembali tenggelam dalam kesunyian setelah Xiao Yun dan Ling Yue memperoleh kesempatan masing-masing.
Ling Yue tidak mengganggu Xiao Yun. Ia mengetahui bahwa tempat ini memiliki arti yang jauh lebih besar bagi Xiao Yun dibandingkan dirinya. Pedang kuno primordial dan Kitab Teknik Kuno Awan Salju telah ia simpan dengan hati-hati ke dalam cincin penyimpanan, kemudian ia memilih duduk bersila di sudut aula batu untuk mulai mempelajari isi kitab tersebut sambil tetap menjaga keadaan sekitar.
Sementara itu, Xiao Yun kembali melangkah menuju deretan pilar pedang yang berdiri tegak di tengah reruntuhan.
Langkahnya perlahan.
Tatapannya tenang.
Semakin dekat dirinya dengan pilar-pilar tersebut, semakin jelas niat pedang kuno yang tertinggal selama ribuan bahkan puluhan ribu tahun mulai memenuhi sekelilingnya.
Niat pedang itu tidak menyerang.
Tidak pula menekan.
Sebaliknya, setiap jejak yang tertinggal terasa seperti seorang pendekar kuno sedang mengajarkan jalan pedang kepada generasi setelahnya tanpa mengucapkan satu kata pun.
Xiao Yun berhenti tepat di depan pilar pertama.
Ia perlahan menutup kedua matanya.
Begitu kesadarannya sepenuhnya terfokus, dunia di sekitarnya berubah.
Reruntuhan yang telah rusak perlahan menghilang dari penglihatannya.
Yang tersisa hanyalah hamparan dunia putih tanpa batas.
Di hadapannya berdiri sebuah pedang batu sederhana.
Tidak ada pemilik.
Tidak ada sosok manusia.
Hanya sebuah pedang yang berdiri tegak menghadap langit.
Xiao Yun tidak mencoba menyentuhnya.
Ia hanya memandang dengan tenang.
Beberapa saat kemudian, pedang batu itu perlahan bergerak sendiri.
Satu tebasan sederhana.
Tidak cepat.
Tidak lambat.
Tidak memiliki perubahan gerakan yang rumit.
Namun justru kesederhanaan itulah yang membuat hati Xiao Yun bergetar.
"Tidak ada gerakan yang sia-sia..." gumamnya dalam hati.
Pedang itu tidak mengejar kecepatan.
Tidak mengejar kekuatan.
Setiap gerakannya dilakukan hanya karena memang diperlukan.
Seketika pemahaman Xiao Yun terha…
Xiao Yun : Anak Tanpa Qi
Bab 265 — Warisan Hati Pedang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 279 Episodes
Comments