Tim beranggotakan lima orang itu bergerak secepat kilat, dalam sekejap sudah berkumpul di langit di luar Pulau Bayangan.
Berkat perhitungan Kakak Senior Mo Tianji, lokasi persembunyian kelima leluhur kuno itu sudah diketahui, dan Su Yunyun sudah menentukan lawan masing-masing sejak awal. Rencana mereka bisa dibilang sempurna.
Sebelum berpisah, Wu Tao menoleh, memberi pesan terakhir pada kelompok.
"Adik-adik."
"Kita akan segera menghadapi lawan masing-masing. Ini menyangkut rencana besar Alam Iblis, tidak boleh ada kecerobohan sedikit pun. Kalau lawan kalian tahu diri, biarkan saja. Bagaimanapun kita sama-sama manusia, tidak perlu bertarung sampai mati kalau tidak terpaksa."
"Tapi kalau ada yang tidak tahu diri, kerahkan seluruh kemampuan kalian. Sekalipun mereka mati, habisi berkali-kali. Mengerti?"
Mereka mengangguk, wajah serius.
"Kata Kakak Kedua benar!"
"Betul, menangani orang-orang tua pikun itu memang tidak sulit, tapi kita tidak boleh lengah!"
"Kita harus tetap tenang!"
"Baik! Saya pasti akan tunjukkan seni bertarung yang paling canggih!"
Melihat adik-adiknya mengerti, Wu Tao meludahkan tusuk gigi dan melambaikan tangan.
"Baik, kita berangkat!"
Perintah tegas itu bergema, dan kelima orang itu masing-masing menembus Alam Kekosongan, melesat menuju koordinat yang sudah ditentukan.
***
Jauh di ujung Antartika Bintang Awan, gurun terbentang tak berujung. Qi Spiritual sangat tipis, makhluk hidup langka ditemukan — sejauh puluhan ribu mil, bahkan bayangan pun tak terlihat.
Sekalipun seorang penggarap tanah lewat, ia pasti akan memandang jijik dan mengambil jalan lain. Tanah setandus ini digambarkan sebagai tempat yang bahkan tak disinggahi burung, tak dilewati manusia maupun hantu.
Tapi di balik tampilan tandus itu, tersembunyi sebuah dunia.
Jauh di bawah tanah, ribuan kaki dalamnya, terhampar lembah tenang dengan pemandangan indah — bunga eksotis dan tumbuhan herbal bermekaran, pondok-pondok beratap jerami elegan tersebar, bagai Tanah Suci saat bunga persik mekar…
Grandmaster Yang Terlupakan
Bab 1071: Kesempatan Sekali dalam Seribu Tahun
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 1219 Episodes
Comments