Lu Qinger memutar bola matanya ke arah Shen Yao, menahan kesal tanpa berkata apa-apa.
Ye Tian sendiri cukup terkejut mendengar penjelasan tadi. Ia tidak menyangka jiwa-jiwa sisa bisa berubah menjadi berbagai jenis makhluk—Benua Xuantian ini benar-benar penuh keanehan.
"Shen Yao, kau tahu apa yang menyebabkan begitu banyak jiwa sisa di Pulau Shili, dan kenapa mereka bisa berubah jadi monster?" tanyanya.
"Guru pasti sudah tahu jawabannya sendiri," jawab Shen Yao cepat.
"Apa kau sedang mengujiku?"
Shen Yao langsung tegang, tanpa sadar meremas ujung kerah bajunya—meski hari ini ia sengaja berpakaian lebih sopan agar tidak kedodoran. Ia berusaha berpikir keras. Ini pasti ujian dari Sang Guru, dan ia tidak boleh mengecewakannya.
Lu Qinger, tanpa menunggu, langsung menjelaskan, "Pulau Shili dulu pasti pernah jadi medan perang. Banyak orang tewas di sini, meninggalkan jiwa-jiwa tanpa akal yang kemudian menyerap kekuatan misterius hingga berubah menjadi makhluk-makhluk aneh itu."
Mata Shen Yao membelalak marah, menatap tajam ke arah Qinger. "Kau pikir Guru tidak tahu jawabannya? Ini ujian pribadi untukku, kenapa kau malah mencuri kesempatan?"
Lu Qinger mengabaikannya, menatap Ye Tian penuh harap. Dalam hati ia membatin—ini memang ujian untuk Shen Yao, tapi sekaligus juga ujian untuknya sendiri. Siapa suruh Shen Yao terlalu lambat menjawab?
"Medan perang?" Ye Tian mengernyit heran. "Bagaimana bisa Pulau Shili jadi medan perang? Tempat ini kan cuma gugusan gunung terjal di tengah antah berantah."
Kedua wanita itu langsung bersemangat—gugup sekaligus antusias. Ujian Sang Guru belum selesai rupanya.
Kali ini Shen Yao tidak memberi Qinger kesempatan. "Waktu kejadiannya pasti sangat lama, entah kapan pastinya. Yang jelas bukan baru-baru ini," jawabnya cepat—meski jawaban itu sebenarnya tidak menjelaskan apa-apa.
Lu Qinger diam-diam tersenyum puas dalam hati, yakin Guru pasti kecewa dengan jawaban asal-asalan itu. Benar saja, raut kecewa terlihat sekilas di wajah Ye Tian.
*Rasakan…
Sang Leluhur Langit
Bab 390: Persaingan Dua Wanita
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 926 Episodes
Comments