Mata besar Tan Zhilan berputar-putar, menatap bergantian antara Wei Jingchen dan Ye Tian penuh rasa ingin tahu. Ia bisa merasakan bahwa Wei Jingchen bukan orang sembarangan—orang itu bersikap begitu hormat pada Ye Tian, bahkan mengaku pernah diselamatkan olehnya. Hal ini kembali membangkitkan minatnya untuk mengungkap identitas sebenarnya Ye Tian.
Setelah basa-basi selesai, Ye Tian berkata, "Wei Tua, sepertinya Ruyan belum akan kembali sebentar lagi. Ayo kita memancing sambil menunggu!"
Memancing? Ikan jenis apa yang bisa ditangkap di tempat seperti ini? Danau ini adalah tanah terlarang nomor satu di Wilayah Timur, pintu masuk menuju Jurang Terpencil. Meski permukaannya tampak tenang, kedalamannya penuh bahaya tak terduga. Jangankan ikan, cacing tanah pun tidak akan bertahan di sini.
Seorang Guru sejati pasti tahu hal ini. Wei Jingchen tidak paham maksud tersembunyi di balik ucapan Sang Guru, tapi setelah berpikir sejenak, ia menjawab, "Tuan Muda Ye, silakan memancing. Saya akan mencari kayu bakar dulu."
"Baik, terima kasih atas jerih payahmu, Wei Tua," Ye Tian tersenyum.
Wei Jingchen buru-buru menjawab itu bukan masalah, lalu pergi mengumpulkan kayu bakar. Ye Tian pun mengajak Tan Zhilan duduk di tepi danau untuk memancing.
"Kakak Ye Tian, siapa sebenarnya lelaki tua tadi? Dia terlihat sangat menghormatimu," tanya Tan Zhilan penuh selidik.
"Dia? Dia seorang guru pertapa yang berpura-pura jadi manusia biasa. Zhilan, jangan sampai kau membongkar kedoknya, ya," Ye Tian tertawa ringan.
"Hah?" Mata Tan Zhilan membelalak, terdiam cukup lama. Bukankah tadi dia menduga Ye Tian sendiri yang seorang guru pertapa yang menyamar? Kenapa sekarang malah Wei Jingchen yang disebut begitu? Otaknya yang cerdas untuk sesaat tidak sanggup mencerna situasi ini.
"Sudah agak baikan?" Ye Tian mengusap kepala kecil Tan Zhilan penuh perhatian.
"Masih sedikit terguncang," Tan Zhilan cemberut.
Ye Tian menariknya duduk di tepi danau. "Sudahlah, jangan pikirkan lagi kejadian tadi. Ayo memancing…
Sang Leluhur Langit
Bab 249: Sandiwara di Tepi Danau Terlarang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 926 Episodes
Comments