"Yan'er, kau juga pasti lelah hari ini. Istirahatlah lebih awal."
"Baik, kau juga."
"Selamat malam."
"Selamat malam."
Di lantai dua Menara Wangxian, kamar Ye Tian dan Xiao Ruyan di deretan kelas Kuning hanya dipisahkan oleh lorong sempit. Keduanya berpisah dengan berat hati. Ini hari pertama mereka berbagi dunia berdua, dan secara keseluruhan—sempurna. Tak satu pun ingin hari ini cepat berlalu. Tapi waktu tetap saja tak bisa dihentikan.
"Kau masuk duluan," ucap Ye Tian akhirnya, mengeraskan hati.
"Mm..." Xiao Ruyan mengangguk patuh dan masuk ke kamarnya. Setelah memastikan pintu Xiao Ruyan tertutup rapat, Ye Tian berbalik menuju kamarnya sendiri.
Di dalam, air panas untuk mandi sudah tersedia. Ye Tian menikmati mandi hangat yang menyenangkan. Selesai mandi, ia menggantungkan tanda "Butuh Layanan" di pintu, dan tak lama seorang pelayan datang membuang air bekas mandinya. Karena tidak melihat tanda-tanda gerakan dari kamar Xiao Ruyan, Ye Tian mengira dia sudah tidur, jadi tidak mengganggunya dan langsung kembali ke kamar untuk beristirahat.
***
Sementara itu, di pintu masuk Menara Wangxian.
"Paman Guru Muda, akhirnya kau tiba!" Gu Chen bergegas menyambut seorang lelaki tua yang baru datang.
"Gu Chen, kenapa terburu-buru mencariku?" tanya Li Zhanmei bingung.
"Paman Guru Muda, hari ini aku dihina oleh seorang manusia biasa. Aku tak bisa menahan amarah ini. Tapi dia ditemani seorang praktisi wanita yang kultivasinya kuat—setidaknya Tahap Menengah hingga Akhir Bela Diri Naga. Aku bukan tandingannya, makanya aku memanggilmu ke sini," jelas Gu Chen.
Li Zhanmei sudah hafal watak Gu Chen—pasti ulahnya lagi karena nafsu birahi. Tapi siapa suruh dia cucu kesayangan Guru Sekte? "Di mana mereka sekarang?"
"Di sini, Menara Wangxian."
"Ayo. Aku ingin lihat siapa yang berani menghina Tuan Muda Sekte Shengyuan kita, cari mati rupanya," kata Li Zhanmei sambil melangkah.
Gu Chen sangat gembira. "Paman Guru Muda, ikuti aku!" Keduanya melangkah masuk ke Menara Wangxian dengan aura meluap…
Sang Leluhur Langit
Bab 228: Air Mandi atau Cairan Mustika?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 926 Episodes
Comments