Bab: 12

Pagi itu, langit Annecy berwarna kelabu pucat, tapi halaman depan Cafe de Lune justru tampak lebih hangat dari biasanya. Salju tipis menutupi atap bangunan, dan jejak kaki di jalan setapak mulai menghilang tertutup lapisan baru.

Adrian datang lebih awal, mengenakan coat krem panjang dan syal warna mustard yang mencolok. Di belakangnya, seorang pria dengan jaket hitam dan ransel kulit terlihat menundukkan kepala saat memasuki kafe, langkahnya tenang dan mantap.

“Pagi, para gadis musim dingin!” seru Adrian sambil membuka pintu, mengguncang salju dari sepatunya.

“Aku bawa kejutan manis hari ini.”

Bella, yang sedang menuang kopi ke dalam termos kecil, langsung menoleh dengan semangat.

“Kejutan? Jangan bilang kamu membawa banyak buku puisi.”

“Lebih baik dari buku puisiku, tapi tidak juga,” potong Adrian sambil menepuk punggung pria di belakangnya. “Ini dia. Sahabat lama waktu aku kuliah di Berlin. Nama lengkapnya Liam Hartanto Klein. Tapi kalian boleh panggil dia Liam, atau hey handsome juga boleh.”

Liam tersenyum kecil. Sorot matanya lembut, tapi tajam. Wajahnya seperti lukisan yang keliru masuk ke dunia nyata, campuran halus antara garis Asia dan Eropa, dengan rahang kuat, kulit pucat keemasan, dan mata hazel yang terlihat hangat namun tak mudah ditebak.

Bella refleks mengangkat alis. “Oh wow. Kamu beneran tidak main-main ya, Adrian.”

Adrian tertawa puas. “Tentu saja. Sahabatku ini sekarang ilustrator buku anak-anak, tapi itu pekerjaan sampingannya, karena sebenarnya dia adalah seorang arsitek papan atas. Semua gambarnya bisa bikin kamu menangis seminggu penuh tanpa jeda sedetik pun.”

Bella yang terkagum-kagum mulai mengajaknya bicara,  sementara mata Liam bergerak perlahan ke arah Lara.

Dia belum bicara apa-apa.

Dan Lara, seperti biasa, hanya mengangguk kecil. Diam. Tapi untuk sesaat, tatapan mereka bertaut, dan waktu seolah kehilangan suaranya. Tak ada senyum. Tak ada sapaan manis. Hanya keheningan yang menggantung di antara keduanya.

Liam akhirnya berkata pelan, “Se…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

partini

partini

hemmmm masih terbelenggu masa lalu no good lah
masa ga bisa move on Ampe tuir gitu come on

2025-11-07

1

Cicih Sophiana

Cicih Sophiana

lupakan masa lalu yg menyakit kan Lara... cari kebahagiaan mu

2025-11-28

0

Lita Pujiastuti

Lita Pujiastuti

Arga pengkhianat kok masih dicintai jg sih, Ra...

2026-01-13

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!