Nala meletakkan gelas berisi air di meja kecil tepat di samping Gaza. Ia menyiapkan beberapa butir obat dan vitamin yang harus Gaza minum. Ia menyiapkannya semuanya dalam diam, dalam perasaan bersalah karena seharusnya ia melakukan ini sejak awal suaminya sakit.
Gaza yang bersandar pada sandaran ranjang melihat itu hanya bisa diam, menikmati setiap suara-suara kecil yang Nala ciptakan dalam setiap gerakannya. Tak ada pembicaraan, mungkin istrinya masih marah, sisa masalah yang ia tinggalkan begitu saja saat di desa suka hati kemarin, seharusnya menyisakan sedikit rasa tak puas di hati Nala. Tapi melihat Nala tidak menjauh, Gaza sudah sangat bersyukur. Mungkin nanti, setelah kondisinya membaik mereka akan membicarakannya lagi.
“Minum obat dulu, Mas,” ucap Nala sembari menyerahkan beberapa butir obat dan segelas air pada Gaza.
“Terima kasih.” Gaza menerima dengan terus menatap Nala.
Pelukannya beberapa jam lalu masih membekas, aroma tubuh Nala dan rasa hangat itu seolah memberi harapan baru untuk hubungan mereka. Kali ini Gaza bersyukur, setidaknya dengan sakitnya Gaza membuat Nala sepertinya kasihan padanya.
Gaza kembali menyandarkan kepalanya, tatapannya tak lepas dari Nala. Seolah ia harus memastikan Nala dalam pengawasannya.
“Kenapa menatapku seperti itu?” tanya Nala, jujur saja ia mulai risih.
“Kangen…” jawan Gaza cepat, senyum di bibirnya terukur tipis.
Nala menghela nafas pelan, ia tak menanggapi tapi terus merapikan kemasan obat yang tadi ia berikan pada suaminya.
Suasana seketika sunyi, suara hujan yang mulai turun seolah menjadi musik yang menciptakan suasana romantis namun sedikit menyesakkan.
“Ayo tidur…” ajak Gaza saat tak mendapati tanggapan Nala.
Nala mengangguk. “Aku simpan obat kamu dulu, Mas.”
Nala menjauh, menarik nafas demi ketenangan hatinya sendiri. Berada di dekat Gaza membuatnya sesak. Ia ingin meminta maaf karena membiarkan Gaza pergi dalam keadaan sakit. Tapi gengsinya menahan, hingga membuat Nala serba salah.
Nala menarik tangan ke atas, ge…
Mas Dosen, Ayo Cerai!
Bab 76. Ucapan Nenek Puspa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
RosMa🌹🌹🌹
semoga Nala bisa mewujudkan keinginan nenek Puspa
2026-01-29
4
Hani Ekawati
Iya ih tuh nenek nenek klo lagi makan tolong dong jangan ngomong yang aneh aneh, jadi nya gitu selera makannya langsung hilang.
2026-01-29
0
Sweet Girl
Ya mengalir aja seperti air, dijalani dan saling memperbaiki.
semoga Ndak perpisahan.
2026-01-30
0