32. Tiba ... Tiba

Langkah kaki Abraham terdengar mantap saat memasuki halaman rumah besar keluarga Biantara. Mobil yang ia kendarai baru saja terparkir, namun dalam hatinya masih tersisa riak-riak resah. Bayangan di makam tadi, wajah itu semuanya masih menempel di pikirannya.

Namun, begitu pintu utama terbuka, ia mendapati Hanum sudah berdiri di sana, menyambutnya dengan senyum lembut. Senyum yang begitu hangat hingga seolah menghapus kabut lelah di wajah Abraham.

“Selamat datang, Mas,” ucap Hanum pelan, suaranya menenangkan, seolah menjadi obat dari segala beban yang ia tanggung hari itu.

Abraham tertegun sejenak. Pandangannya melekat pada sosok Hanum, yang berdiri sederhana namun penuh ketulusan. Seketika ia sadar, orang yang telah pergi tidak mungkin kembali. Yang meninggal tidak bisa hidup lagi. Mungkin semua yang ia lihat dua hari terakhir hanyalah halusinasi, sebuah ilusi akibat pikirannya yang terlalu lelah.

'Mungkin aku hanya … terlalu merindukanmu, Alma,' gumamnya lirih dalam hati, sebelum akhirnya menatap Hanum lebih lama.

Malam itu, rumah terasa jauh lebih tenang dari biasanya. Kevin, bayi kecil yang kini berusia tujuh bulan, tampak bermain di atas ranjang Hanum. Gelak tawanya mengisi kamar dengan keceriaan. Hanum duduk di sampingnya, wajahnya berbinar setiap kali Kevin menepuk-nepuk tangan mungilnya.

Saat Abraham membuka pintu kamar dan melangkah masuk, pandangannya tertuju pada pemandangan itu. Hanum dengan senyum lembutnya, Kevin yang tertawa renyah, dan suasana hangat yang tercipta tanpa ia sadari.

Dadanya mendadak sesak, bukan karena kehilangan, tapi karena sesuatu yang baru mulai tumbuh. Pelan, Abraham mendekat. Ia berdiri di sisi ranjang, lalu ikut menunduk, memperhatikan Kevin yang meraih jemari Hanum erat-erat, seakan takut terlepas.

“Dia sudah semakin mirip kamu,” ujar Abraham, suaranya terdengar rendah, namun ada ketulusan yang sulit disembunyikan. Hanum menoleh, sedikit terkejut mendengar nada suara Abraham yang berbeda malam itu. Ada kelembutan yang jarang ia…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Nel Mudia

Nel Mudia

Thor kaya y ada orang suruhan rania yg mirip alma deh biar keluarga kecil Abraham dan Hanum goyah tapi tolong Thor jangan biarkan ada org ketiga masuk y kasian hanum

2026-08-08

0

Nur Syamsi

Nur Syamsi

Atau Rania yg berwajah mirip Alma ya spya Abraham mengingatkan terimus Alma ya thor, penasaran ....

2026-01-03

0

Lisa

Lisa

Senengnya Abraham udh menbuka hati utk Hanum..moga rumah tangganya makin bahagia & langgeng ya

2025-10-03

0

lihat semua
Episodes
1 01. Pengkhianatan
2 02. Ditinggalkan dan diceraikan
3 03. Sebulan kemudian
4 04. Dua Minggu kemudian
5 05. Bayangan itu masih tersimpan meskipun tak bisa disentuh lagi
6 06. Terpaksa menikah demi Anak
7 07. pesta pernikahan mantan suami
8 08. Dia istriku!
9 09. menyesal?
10 10. Dibuang tak terhina
11 11. Suami idaman banget!
12 12. Menyesal pun tiada artinya.
13 13. Kotak bekal
14 14. Kejar cinta suamimu, Hanum.
15 15. pelan pelan saja
16 16. Perasaan itu sulit untuk dicerna.
17 17. kau tetap istriku.
18 18. Calon pelakor
19 19. Mas!
20 20. pelakor harus di lawan biar nggak ngelunjak.
21 21. malam ini dia bintangnya.
22 22. Harus jadi istri yang setara dengan suami.
23 23. Suami istri itu tidur bersama bukan terpisah.
24 24. Ini rumah kita!
25 25. Pemilik Sketsa itu...
26 26. Aku iri pada anakku.
27 27. kecupan kening yang tertinggal.
28 28. Ulat Bulu ...
29 29. Alma?
30 30. pemandangan yang indah
31 31. Siapa gadis itu sebenarnya?
32 32. Tiba ... Tiba
33 33. Bayangan?
34 34. Hanum or Alma
35 35. Hanum, kamu rumahku.
36 36. Jangan berhenti mencoba.
37 37. berhenti menyebut nama Alma! karena istriku saat ini Hanum.
38 38. malam pesta ultah
39 39. Karma
40 40. Sampai kapan dia akan terus mencari Masalah.
41 41. Staf kecil
42 42. Restoran
43 43. Beberapa bulan kemudian
44 44. Disandera
45 45. Balasan untuk mereka
46 46. Hari yang manis
47 47. Hamil?
48 48.Dua hari berlalu
49 49. 5 bulan kemudian
50 50. Hanum
51 51. Rumah sakit
52 52. Galih
53 53. Bayi Kembar
54 54. Beberapa bulan berlalu.
55 55. Keesokan harinya
56 56. Masuk Sekolah
57 57. waktu terus berjalan
58 58. Semua akan sembuh pada waktunya
59 59. Kalau hari itu tidak ada perpisahan maka tidak ada pertemuan ini.
60 60. Semua akan indah pada waktunya
61 Pengumuman
62 Pengumuman
Episodes

Updated 62 Episodes

1
01. Pengkhianatan
2
02. Ditinggalkan dan diceraikan
3
03. Sebulan kemudian
4
04. Dua Minggu kemudian
5
05. Bayangan itu masih tersimpan meskipun tak bisa disentuh lagi
6
06. Terpaksa menikah demi Anak
7
07. pesta pernikahan mantan suami
8
08. Dia istriku!
9
09. menyesal?
10
10. Dibuang tak terhina
11
11. Suami idaman banget!
12
12. Menyesal pun tiada artinya.
13
13. Kotak bekal
14
14. Kejar cinta suamimu, Hanum.
15
15. pelan pelan saja
16
16. Perasaan itu sulit untuk dicerna.
17
17. kau tetap istriku.
18
18. Calon pelakor
19
19. Mas!
20
20. pelakor harus di lawan biar nggak ngelunjak.
21
21. malam ini dia bintangnya.
22
22. Harus jadi istri yang setara dengan suami.
23
23. Suami istri itu tidur bersama bukan terpisah.
24
24. Ini rumah kita!
25
25. Pemilik Sketsa itu...
26
26. Aku iri pada anakku.
27
27. kecupan kening yang tertinggal.
28
28. Ulat Bulu ...
29
29. Alma?
30
30. pemandangan yang indah
31
31. Siapa gadis itu sebenarnya?
32
32. Tiba ... Tiba
33
33. Bayangan?
34
34. Hanum or Alma
35
35. Hanum, kamu rumahku.
36
36. Jangan berhenti mencoba.
37
37. berhenti menyebut nama Alma! karena istriku saat ini Hanum.
38
38. malam pesta ultah
39
39. Karma
40
40. Sampai kapan dia akan terus mencari Masalah.
41
41. Staf kecil
42
42. Restoran
43
43. Beberapa bulan kemudian
44
44. Disandera
45
45. Balasan untuk mereka
46
46. Hari yang manis
47
47. Hamil?
48
48.Dua hari berlalu
49
49. 5 bulan kemudian
50
50. Hanum
51
51. Rumah sakit
52
52. Galih
53
53. Bayi Kembar
54
54. Beberapa bulan berlalu.
55
55. Keesokan harinya
56
56. Masuk Sekolah
57
57. waktu terus berjalan
58
58. Semua akan sembuh pada waktunya
59
59. Kalau hari itu tidak ada perpisahan maka tidak ada pertemuan ini.
60
60. Semua akan indah pada waktunya
61
Pengumuman
62
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!