Mobil-mobil mewah berlapis kaca gelap yang membawa rombongan keluarga besar Desmon perlahan bergerak meninggalkan halaman utama Istana Buckingham.
Di bawah paparan sinar matahari pagi yang tipis, Baxeena berdiri kaku di atas tangga marmer, melambaikan tangan dengan keanggunan yang terlatih saat kendaraan ayahnya melintasi gerbang besi berukir lambang kerajaan.
Begitu raungan mesin mobil-mobil sport dan sedan diplomatik itu menghilang di balik tikungan jalan, lambaian tangannya meluruh secara mendadak.
Topeng ramah yang ia pasang di depan media dan orang tuanya luntur seketika.
Baxeena membalikkan badan, menyapu pandang ke arah koridor istana yang lengang. Keheningan bangunan kuno ini terasa begitu menghimpit, menyerap setiap helai napasnya menjadi hembusan yang dingin dan hampa.
Dengan langkah kaki yang lambat namun konstan, ia berjalan menyusuri lorong-lorong berkarpet tebal, melewati barisan lukisan minyak para penguasa terdahulu yang seolah menatapnya dengan pandangan penuh tuntutan.
Langkah kakinya membawanya kembali ke sayap barat istana, menuju kamar pengantin yang semalam menjadi saksi bisu pecahnya badai emosi. Baxeena meraih gagang pintu jati yang berat, mendorongnya pelan, lalu melangkah masuk.
Ia mengira ruangan itu kosong. Namun tepat di tengah kamar, berdiri sesosok pria tegap dalam balutan kemeja kasmir gelap yang kancing atasnya telah terbuka.
Alistair berada di sana, menunggunya.
Pria itu berdiri diam di dekat meja mahoni, memegang sebuah cangkir porselen yang asap tipisnya membumbung ke udara.
Tatapan mata hazel-nya yang tajam langsung mengunci keberadaan Baxeena begitu pintu berderit terbuka. Ada kedalaman yang sulit diartikan dari cara pria itu memandangnya—sebuah kombinasi antara kerinduan yang terpendam, rasa bersalah yang mengakar, dan keheningan yang amat pekat.
Baxeena menghentikan langkahnya di dekat pintu, refleks menarik jarak. Ia tidak menyapa, hanya menatap Alistair dengan raut wajah yang membeku kembali bagai es.
Alistair meletakkan…
His Royal Vow
##05
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments