Sejak fajar menyingsing, keluarga Jonathan sudah disibukkan dengan berbagai persiapan. Mirna, sang mama, tampak mondar-mandir di ruang tengah sembari memeriksa berkotak-kotak seserahan mewah yang tersusun rapi di atas meja panjang.
Mulai dari kain sutra sutra premium, set perhiasan, parsel buah-buahan impor, hingga kue-kue tradisional dengan dekorasi estetis, semuanya tidak luput dari kurasinya.
"Bi! Tolong pastikan pita di kotak perhiasannya tidak miring ya! Dan itu, parsel buahnya ditaruh di tempat yang sejuk dulu agar tetap segar sampai nanti malam!" seru Mirna dengan nada suara yang penuh semangat sekaligus panik.
Jonathan yang baru saja turun dari lantai dua dengan pakaian santai hanya bisa berdiri di undakan tangga terakhir, menatap kehebohan mamanya sembari menggeleng-gelengkan kepala heran.
"Ma, astaga, ini baru jam sepuluh pagi," tegur Jonathan dengan tawa kecil, berjalan mendekati meja seserahan. "Kita kan baru berangkat ke rumah Rania jam tujuh malam nanti. Kenapa semuanya sudah siap seperti mau hajatan besar begini?"
Mirna langsung berbalik, berkacak pinggang menatap putranya sebal.
"Kamu ini ya, Jo! Ini tuh acara lamaran resmi kamu. Rania itu putri tunggal keluarga terpandang, masa kita datang dengan tangan kosong atau persiapan seadanya? Mama tidak mau memberikan kesan pertama yang buruk. Semuanya harus sempurna!"
"Tapi ini terlalu banyak, Ma. Jo rasa Om Aditya dan Tante Rima malah akan sungkan kalau kita membawa barang sebanyak ini," sahut Jonathan lembut, mencoba menenangkan sang mama.
"Tidak ada kata terlalu banyak untuk calon menantu Mama yang cantik itu," bantah Mirna mutlak, tidak mau didebat. "Sudah, kamu lebih baik fitting ulang jas yang mau dipakai nanti malam. Jangan mengganggu Mama di sini."
Jonathan hanya bisa pasrah, kembali tersenyum manis sembari membayangkan wajah Rania yang akan resmi menjadi calon istrinya malam ini.
Sementara itu, di area garasi samping, suasana tidak kalah sibuk. Mobil sedan mewah milik keluarga Jonathan sedang dibe…
Mari Bercerai, Mas!
Bab. 90
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 107 Episodes
Comments
Annie Soe..
Harsa,
ikut bahagia & doakan aja tuk kesehatan, kelancaran lamaran sampai ke pernikahan rania-jonathan ya.. Toh selama ini rania selalu baik ke kamu harsa & ibumu..
2026-06-28
0
Nice1808
nah menyesalkan skrg, dulu kmna aja🤣🤣🤣
2026-06-08
0