Di Markas Pusat Komisi Perdagangan yang melayang di atas Planet Nexus-9, suasana sedang sangat kacau. Lampu alarm merah berkedip-kedip menyilaukan mata, dan suara sirene meraung-raung.
Kepala Keamanan KPK, Komandan Orox—seorang alien bertubuh besar dengan kulit berlapis baja dan rahang kotak—menatap layar radar raksasa dengan keringat dingin.
"Komandan! Sebuah armada raksasa berisi ribuan kapal perang kelas berat baru saja keluar dari gerbang dimensi di dekat Planet Zarkon!" lapor seorang operator radar yang ketakutan. "Sinyal energi mereka cukup untuk meratakan seluruh Sektor Perak! Ini pasti invasi militer dari kerajaan alien gila!"
Komandan Orox langsung memukul meja komandonya. "Jangan biarkan mereka mendekat! Aktifkan Meriam Pertahanan Kirim seluruh armada patroli polisi pasar sekarang juga! Kita akan hancurkan penjajah ini sebelum mereka merusak pasar bebas kita!"
Dalam waktu sepuluh menit, puluhan ribu kapal patroli polisi KPK yang mengkilap melesat ke luar angkasa, membentuk barikade panjang untuk menghadang armada Dragon Corp.
Di luar angkasa, pemandangannya sangat menegangkan. Kapal patroli KPK yang berukuran kecil namun canggih mengepung Super-Dreadnought Leviathan—kapal raksasa Arya yang bentuknya saja sudah seperti monster kegelapan penghancur dunia.
Komandan Orox berdiri di anjungan kapalnya. Ia menggunakan pengeras suara luar angkasa.
"Perhatian, armada tak dikenal! Kalian telah memasuki Zona Larangan Perang Komisi Perdagangan Matikan mesin kalian dan menyerah, atau kami akan mengubah kapal kalian menjadi debu ancam Orox dengan suara menggelegar.
Namun, kapal raksasa yang menakutkan itu tidak membalas dengan tembakan meriam. Alih-alih, lampu-lampu neon berwarna kuning cerah di lambung kapal itu mulai berkedip-kedip, mirip seperti lampu tanda bahaya mobil truk yang sedang parkir.
Sebuah layar komunikasi holografik raksasa muncul dari lambung Leviathan.
Di layar itu, terlihat Arya Permana sedang duduk di kursi direktur. Ia memakai setelan…
MILIARDER JALUR DEWA BALAS DENDAM SANG PEWARIS NAGA
Bab 68: Armada Pengantar Paket
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
saniscara patriawuha.
nahhhh lohhhhh...
2026-06-05
0