Palu kayu di tangan juru lelang berdentang memecah keheningan, menandakan dimulainya pusaran uang dan ambisi di Paviliun Teratai Emas.
"Selamat malam, Tuan dan Nyonya. Mari kita mulai pelelangan malam ini dengan barang pertama: Pedang Perunggu era Dinasti Ming..."
Arya duduk dengan tenang di sofa beludru ruang VVIP-nya, menyilangkan kaki sambil menatap layar sentuh di depannya. Matanya memancarkan ketidakpedulian absolut. Beberapa barang pertama yang dilelang—mulai dari barang antik bersejarah hingga perhiasan langka—terjual dengan harga puluhan miliar rupiah. Namun, bagi Arya, semua itu hanyalah rongsokan yang tidak memiliki nilai fungsional untuk kultivasinya.
Satu jam berlalu. Ketegangan di aula utama mulai memuncak. Juru lelang wanita itu mengambil napas dalam-dalam, senyum profesionalnya berubah menjadi ekspresi penuh hormat saat dua penjaga membawa sebuah kotak kayu cendana berukir naga ke atas panggung.
Saat kotak itu dibuka, aroma herbal yang sangat pekat dan murni seketika menyebar, bahkan menembus sistem ventilasi hingga ke ruang VVIP. Di dalam kotak sutra tersebut, terbaring sebuah akar ginseng berwarna merah tua yang menyerupai pembuluh darah manusia.
[Ding! Sistem Naga Leluhur Mendeteksi Objek Spiritual.]
[Nama Objek: Ginseng Darah (Usia Estimasi: 520 Tahun).]
[Tingkat Kemurnian Qi: 85%. Sangat direkomendasikan untuk menembus Ranah Pembentuk Fondasi Qi.]
Sudut bibir Arya sedikit terangkat. "Akhirnya."
"Tuan dan Nyonya," suara juru lelang bergema ke seluruh ruangan. "Ini adalah pusaka utama malam ini. Ginseng Darah berusia lebih dari lima ratus tahun, digali dari puncak es Pegunungan Himalaya. Tanaman ini bukan sekadar obat; bagi para praktisi bela diri, ini adalah nyawa kedua dan kunci untuk menembus batas fisik. Harga awal dimulai dari lima puluh miliar rupiah. Setiap penawaran minimal lima miliar!"
"Enam puluh miliar!" seru seorang CEO dari lantai dasar.
"Tujuh puluh miliar!"
"Seratus miliar!"
Harga meroket dengan tidak masuk akal dalam wakt…
MILIARDER JALUR DEWA BALAS DENDAM SANG PEWARIS NAGA
Bab 6: Harga Sebuah Kesombongan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
saniscara patriawuha.
gassssss...
2026-05-17
0