"Masuklah." Naka mengantarkan Zea sampai ke depan pintu ruang rawat Papanya.
Mereka tiba di Penang kemarin, dan pagi ini datang untuk menjenguk Tuan Very. Ingin sekali masuk ke ruangan khusus itu bertiga, sayangnya terbentur dengan aturan rumah sakit yang hanya mengizinkan 1 orang saja masuk. Hari ini, hari ke 15 Tuan Very koma.
Meski agak ragu, Zea masuk ke ruang rawat Tuan Very. Hari ini, setelah 8 tahun lebih, akhirnya ia bertemu kembali dengan laki-laki itu. Ia menatap wajah yang terlihat jauh berbeda dari 8 tahun silam. Lebih tepatnya, terlihat lebih tua dan lebih kurus. Tak ada lagi tatapan arogan penuh intimidasi, yang ada hanyalah tubuh kurus yang terbaring lemah, yang bahkan untuk membuka mata saja tidak bisa.
"Apa kabar, Tuan?" Zea meremat jemarinya. Meski kondisi Tuan Very tak bisa melakukan apa-apa, ia tetap saja merasa grogi.
Ia pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan bahwa beberapa orang koma, masih mampu mendengar meski tak bisa merespon.
"Kita bertemu lagi, meski dalam situasi yang kurang baik." Zea memperhatikan alat-alat kesehatan yang terpasang di tubuh mertuanya, alat untuk menunjang kehidupannya. "Terakhir kita bertemu, saat anda meminta saya meninggalkan Naka. Saat itu anda masih sehat, masih gagah, dan... sedikit arogan." Ia tersenyum. "Namun sepertinya, waktu telah mengubah segalanya. Bukan lagi anda yang berdiri, menatap tajam, berbicara lantang, dan mengintimidasi, melainkan saya yang sekarang berdiri tegak dan berbicara." Ia menjeda bicaranya untuk mengambil nafas panjang, dadanya sesak jika ingat hari itu.
"Tapi jangan khawatir, saya kesini bukan untuk menertawakan kondisi anda. Bukan pula untuk bicara lantang, memaki, ataupun mengintimidasi. Saya kesini tulus untuk mendoakan kesembuhan anda, kesembuhan orang tua dari laki-laki yang saya cintai. Mau tidak mau, setuju tidak setuju, sekarang saya menantu anda. Saya istri sah putra anda. Laki-laki yang terpaksa saya tinggalkan 8 tahun silam karena perintah anda." Air matanya meleleh ta…
Pergi Dengan 1 Milyar
BAB 83
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
wkwkwkw naka pasti sebell bin muakkk sama anam, karena anam sudah melihat video syurr zea dengannya 🤭 pasti anam sudah hafall secara details semua yang ada dalam diri zea. makanya naka dendamm banget sama anam 🤭 keluarkan saja otak anam dari kepalanya nak 😂
2026-04-26
7
jumirah slavina
biarin aja Ze., s' Anam itu yang menyimpan video'mu sm Naka
2026-04-26
3
Bunda Idza
harus maklum dengan sikap suamimu pada pakAnam Ze... berbagai rasa berkecamuk didadanya....
semoga pak Anam benar2 lelaki baik dan tulus, sehingga video yang pernah dia liat, cukup sekali aja...tidak untuk dijadikan bahan ngawang2
2026-04-26
0