Hening, tak ada yang berbicara setelah Zea menceritakan semuanya, sehening lorong rumah sakit dimana mereka berada saat ini. Dengan mata basah dan merah, dan dengan perasaan yang hanya mereka sendiri yang tahu.
Zea membuang nafas kasar sambil menyeka air mata. Tak ada yang ia tutup-tutupi, semua yang selama ini menjadi rahasianya, ia keluarkan. Mau Naka percaya atau tidak, itu urusan dia. Disatu sisi rasanya plong, beban di pundak terangkat, namun disisi lain, ada rasa takut, takut Naka akan berusaha mengambil Arka. Ia menatap Naka yang hanya diam dengan ekspresi yang sukar dibaca. Bagaimana pun, Tuan Very adalah Papanya, yang jelas selama ini adalah orang baik di matanya.
"Aku harap kamu bisa memahami kenapa aku lebih memilih uang daripada mempertahankan cinta. Jika di matamu aku masih terlihat salah, itu terserah kamu. Aku cuma minta, tolong jangan ganggu aku dan anakku lagi." Zea sampai mengatupkan kedua telapak tangannya di dada, menatap penuh harap. "Aku cuma janda biasa yang memiliki uang hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, aku bukan lawan yang seimbang bagi laki-laki kaya raya sepertimu. Jadi tolong, jangan usik hidupku lagi, biarkan aku dan Arka pergi, kita lanjutkan hidup masing-masing. Semoga kamu bahagia dengan pernikahan kamu nanti, dan segera mendapatkan keturunan."
Naka mengalihkan tatapan ke arah lain, tak kuasa menatap wajah Zea. Beberapa kali, ia menyeka matanya yang basah. Mau tak percaya dengan cerita Zea, nyatanya wanita itu memang hidup kekurangan sekarang, bukan hidup mewah dengan uang 1 milyar.
Zea menghela nafas panjang, membalikkan badan lalu melangkah pergi. Di depan pintu kamar rawat inap Arka, ia hapus air mata hingga benar-benar kering, lalu memasang senyum. Terdengar samar-samar suara celotehan Arka dan Vira. Ia menarik gagang pintu, lalu masuk sambil mengucap salam.
"Ibu, aku dibelikan baju baru sama Om Rizal dan Tante Vira." Arka yang duduk di atas ranjang tersenyum lebar, menarik sedikit bagian dada kaosnya, memamerkan baj…
Pergi Dengan 1 Milyar
BAB 32
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Apapun keputusan Naka nantinya, setidaknya kamu sudah berani jujur tentang semua yang terjadi di masalalu zea. kalau sampai naka mengambil hak asuh arka, kamu sebagai ibu yang sudah mengandung, melahirkan, menyusuii, membesarkan dan mendidik Arka. kamu berhak mempertahankan arka, karena arka adalah anak kamu. meski ada darah naka yang mengalir dalam tubuh arka. tapi Selama ini kamu sudah berjuang sendirian, naka tidak berhak memisahkan arka dari kamu. kamu harus selalu berdiri di samping arka..zea.
2026-03-25
7
Hani Ekawati
Naka tolong dong jangan egois, segala sesuatu tidak harus sesuai keinginan kamu. Zea itu takut klo ayahmu tahu keberadaan Zea dan Arka bahwa mereka berdua ada dikota takutnya ayahmu berbuat yang tidak tidak. Klo ayahmu tau Zea ada di apartemen kamu, bisa bisa ayahmu langsung menyewa pembunuh bayaran 🙄
2026-03-25
0
Fitri Yaningsih
setres sendiri yach hadapin sikap naka yang egois 😁😁😁 pikir kan ulang naka demi keselamatan anak dan wanita yang kamu cintai dari bapakmu itu,mendingan kamu ikhlaskan zea pergi bersama arka dan kamu pantau dari jauh dan pastiin bapakmu tak mengusik mereka itu yang lebih baik menurutku
2026-03-25
0