Xavier melangkah membelah pintu kaca kafe yang terletak tepat di seberang rumah sakit. Gemerincing lonceng di atas pintu menyambut kehadirannya, namun matanya langsung tertuju pada satu titik. Di sudut ruangan yang agak remang, seorang pria duduk dengan gaya acuh tak acuh. Pria itu mengenakan jaket kulit hitam yang tampak maskulin, dipadukan dengan topi yang ditarik rendah hingga menutupi sebagian wajahnya, seolah ia adalah buronan yang sedang bersembunyi dari hiruk-pikuk dunia.
Senyum Xavier merekah. Ia menarik kursi di hadapan pria itu dan duduk tanpa undangan.
"Om, sudah lama menunggu?" tanya Xavier, suaranya mengandung nada menggoda yang sengaja ia tujukan untuk memancing reaksi.
Pria di hadapannya mendongak. Sorot matanya setajam elang, dingin, dan tidak bersahabat. "Berhentilah memanggilku seperti itu. Telingaku terasa gatal setiap kali mendengarnya. Itu terdengar sangat menggelikan," desisnya ketus sebelum kembali memaku pandangannya pada layar ponsel.
Pria itu adalah Kayden Julian Pradipta. Di mata orang awam, Xavier mungkin tampak dingin, namun jika dibandingkan dengan Kayden, Xavier hanyalah butiran es kecil di tengah gumpalan gunung es. Kayden adalah pria berusia 32 tahun yang hingga detik ini masih betah melajang. Sebagai sepupu dari ayah Xander, Kayden sebenarnya adalah paman Xavier secara silsilah, namun karena jarak usia mereka yang tidak terlalu jauh, Kayden selalu alergi dipanggil Om. Ia baru saja kembali dari Singapura setelah waktu yang lama, membawa aura misterius yang semakin pekat.
"Baiklah, Abang Kayden," ralat Xavier dengan kekehan kecil. "Kenapa tidak langsung pulang ke kediaman Lergan? Oma dan Opa sangat merindukanmu. Mereka terus menanyakan keberadaanmu sejak kau mendarat."
Kayden mengalihkan pandangannya dari ponsel, menatap keluar jendela kafe ke arah jalanan yang sibuk. "Rindu? Mereka hanya rindu untuk bertanya kapan aku akan menikah. Jawabannya selalu sama, aku tidak akan pernah menikah. Catat itu baik-baik di otakmu, dan sampaikan pad…
Papa Tiri Anti Bakteri
Di Beri Arah Sama Yang Hilang Arah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
AriNovani
persis banget sma Xander pas dulu ngejar Raisa
2026-01-28
11
SasSya
heeeyyyyyy
jangan ngeledek kayyyy
bisa saja jodohmu nanti juga janda 😃😃
Zira udah nikah lhooo
belum move on kan????
2026-01-28
8
Irma Juniarti
Kay masih aja betah jomblo🤣
2026-01-28
10