Jam menunjukkan pukul setengah tujuh ketika Terra sudah siap. Rambutnya dia ikat setengah, sisanya terurai lembut di bahu.
Riasan tipis, hanya bedak dan lipstik peach. Dia berdiri di depan cermin sekali lagi, menarik napas dalam-dalam.
"Kau bisa melakukan ini, Terra. Ini hanya akting. Jangan gugup."
Tapi tangannya sedikit gemetar saat membuka pintu apartemen.
*
*
Dash sudah menunggu di lobi. Dia berdiri di dekat pintu masuk dengan setelan kemeja putih dan celana bahan hitam.
Sederhana tapi membuatnya tampak semakin tampan. Tidak ada dasi, dua kancing atas dibiarkan terbuka. Untuk pertama kalinya, Terra melihatnya berpakaian semi formal seperti ini.
Dash menoleh saat Terra keluar dari lift. Matanya mengamati Terra dari atas ke bawah, dan untuk sesaat, tapi tak ada ekspresi apa pun di sana.
"Kau tepat waktu," kata Dash.
"Aku selalu tepat waktu," jawab Terra, berusaha terdengar santai meskipun hatinya gugup.
Mereka berjalan menuju mobil, sebuah mobil sport hitam yang belum pernah Terra lihat sebelumnya. Dash membukakan pintu untuknya, sebuah perhatian yang membuat Terra tersenyum kecil.
"Terima kasih."
"Jangan terlalu banyak bicara nanti. Ikuti saja apa yang aku bicarakan. Kalau ditanya, jawab seperlunya. Jangan mengarang cerita," pesan Dash saat mobil mulai melaju.
"Siap, Prof."
Dash meliriknya cepat. "Panggil aku Dash.”
Terra menahan senyum. "Oke, Dash."
Mobil melaju meninggalkan kawasan apartemen, memasuki jalan utama yang mulai padat oleh kendaraan sore hari. Terra menatap jalanan di depan, mencoba menenangkan detak jantungnya.
"Di mana kita akan makan malam?" tanyanya.
"Di rumah orang tuaku."
"Ooh ..." Terra mengangguk-angguk. Makan malam keluarga. Ini lebih intim dari yang dia bayangkan karena dia berpikir akan makan malam di restoran. "Apa yang harus aku lakukan?"
"Makan. Tersenyum. Jangan banyak bicara," ulang Dash.
"Kau sudah bilang itu tiga kali."
"Karena aku tahu kau lumayan banyak bicara."
Terra mendengus pelan. "Aku tidak bicara sebanyak itu."
Dash tak…
THE CEO’S SECRET SON
DASH TERRA—Sedikit Gugup
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 136 Episodes
Comments
Pandin Beatrix
Begitu pintu terbuka Terra langsung dapat point yang bagus dari mamanya Dash , Scarlett langsung menggandeng tangan Terra mengajak masuk dalam rumah , ayo tebarkan pesonamu pada ayah dan ibunya Dash 😘😍
2026-04-13
1
V_eRiL
manfaatkan kesempatan ini dgn baik Terra, aku yakin kau pasti bisa mengambil hati kedua orang tua Dash 😊😊😉
2026-02-28
2
Maya Hendra Hais
pertemuan pertama dan semoga Terra mendapatkan restu serta dukungan dari Scarlett dan semoga hubungan ini akan terus berlanjut 🥰
2026-02-28
0