Pintu ruangan itu terbuka kembali. Arman melangkah masuk dengan wajah tenang dan bahkan terlalu tenang untuk situasi yang baru saja pecah. Di belakangnya, dua petugas kepolisian berseragam langsung menyebar, satu mengarah ke Bagas, satu lagi berjaga di dekat pintu.
“Bagas Pratama,” ucap salah satu petugas tegas.
“Anda ditahan atas dugaan percobaan pembunuhan, pengedaran zat berbahaya, dan ancaman kekerasan.”
Bagas menoleh cepat. Wajahnya berubah liar.
“Arman!” teriaknya.
“Ini semua ulah kalian!”
Arman tidak menjawab, tatapannya dingin, penuh kendali.
Sejak awal Arman memang sudah melihat Bagas berkeliaran di lorong rumah sakit. Naluri buruknya langsung bekerja. Ia tidak masuk, tidak gegabah. Ia memilih menghubungi pihak berwajib dan menunggu karena ia tahu satu hal, Kinara tidak sendirian.
Ponsel Kinara yang terbuka di saku jaketnya menjadi saksi, Arman mendengar semuanya.
Setiap kata, setiap pengakuan Amira dan setiap ancaman. Dan tidak ada satu pun suara minta tolong. Itu alasan Arman tidak mendobrak masuk lebih dulu. Karena Kinara sedang mengendalikan keadaan.
“Bawa dia,” perintah petugas.
Bagas meronta, menatap Amira dengan mata merah penuh luka.
“Kau dengar sendiri!” teriaknya.
“Kau membunuh anak kita!”
Amira langsung menangis, berpura-pura runtuh.
“Bagas, aku cuma emosi ... aku tidak sadar—”
“Cukup!"
Suara Arman memotong, rendah namun mematikan.
“Kamu sudah bicara terlalu banyak malam ini, Amira.”
Amira menoleh, tatapannya bergetar.
“Arman…” lirihnya, mencoba mendekat.
Arman melangkah maju setengah langkah, cukup untuk membuat Amira berhenti.
“Semua percakapan barusan terekam,” lanjut Arman datar.
“Termasuk pengakuanmu tentang aborsi berulang dan niat membunuh istriku.”
Wajah Amira langsung pucat.
“Tidak! Itu tidak sah—”
“Cukup,” potong petugas lain.
“Nona Amira, Anda juga akan dimintai keterangan.”
Bagas diseret keluar ruangan, teriakan dan makiannya menggema di lorong rumah sakit. Saat semuanya mulai mereda, Arman berbalik. Tatapannya langsung mencari Kinara…
Mendadak Jadi Ibu Tiri Putra CEO Lumpuh
Episode 65
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 113 Episodes
Comments
Al Fatih
Darah dagingmu....,, maksudnya si yutika ini siapa yaa🤔
2026-01-02
0
Andi Sary Nova
kok bisa mereka pd masuk kekamar Aksa mana nich bodyguard yg menjaga didepan pintu sich buat sa bisanya pak Arman dan pak Rudi kecolongan pdhal sudah tahu Kirana dan Aksa masih dlm bahaya serta incaran si sampah busuk
2026-08-29
0
Queen tie
asal nga si nenek gayung Yuyu kangkang itu ternyt mak kandungnya si Amsyong amira,, trus jaman dl cintanya ditolak ma papa Arun, thor mampusin sj dah si nenek sialan ini,, kasihan si Rome,,, bakalan 🤭seru dah👍
2026-01-03
0