Vano membuka mata setelah cukup lama terpejam, namun tidak bisa tertidur. Ia menoleh ke samping, tersenyum tipis melihat istrinya yang sudah terlelap dengan pulas. Di tengah-tengah mereka ada si kecil Laura yang menjadi pembatas.
Ia gemas sekaligus geram. Malam ini hujan turun sangat deras, sangat mendukung untuk berbagi kehangatan. Tapi mau bagaimana lagi, ia harus mengalah pada anak sendiri.
Vano pun menarik diri dari pembaringan, bersandar di kepala ranjang. Menatap anak dan istrinya secara bergantian sambil tersenyum.
Cinta dan Laura sama sekali tidak memiliki hubungan darah, tapi keduanya sudah terikat oleh kasih sayang yang tak terhingga. Bahkan, ia yang ayah kandung Laura, tidak bisa menandingi Cinta yang sejatinya hanya orang asing bagi Laura.
Tatapannya kemudian kembali terpusat pada kalung yang dikenakan istrinya. Ia mulai menerka-nerka tentang indentitas ibu dari anaknya.
Menurut cerita, wanita itu ditemukan di dalam kardus yang dibuang di depan panti asuhan.
Namun, yang tidak ia mengerti. Jika Laura memang sengaja di buang, lalu kenapa kalung dengan harga fantastis itu juga ikut terbuang bersama Laura.
Mungkinkah kalung itu ditujukan sebagai jalan agar suatu saat nanti, Laura bisa menemukan keluarganya.
Melihat desain kalung yang sangat berharga itu, jelas saja Laura berasal dari keluarga yang terpandang. Tapi kenapa, keluarga terhormat harus membuang bayi seperti itu.
Atau mungkinkah Laura adalah seorang anak yang tidak diinginkan kehadirannya sehingga di buang.
Vano memijit pelipisnya, kepalanya tiba-tiba saja terasa pusing menerka hal tersebut.
Ia kemudian menunduk mengecup pipi putrinya.
"Kalau suatu hari nanti ada keluarga yang mengakui kamu dan ingin mengambil kamu, Papa tidak akan membiarkannya. Kamu dan Mama Cinta, tidak akan Papa biarkan kalian pergi dari Papa," gumamnya.
Sekali lagi, ia mengecup pipi putrinya. Balita cantik itu seketika bergerak semakin menempel pada sang mama.
Vano terkekeh pelan. "Dasar anak nakal. Kalau begini ter…
Janji CINTA
BAB 75~ TERLALU CANTIK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments
Tarwiyah Nasa
Doble up Thor.. nanggung kalau satu ada yg kurang rasanya 🙏🥰
2025-03-06
2
Dwi Rustiana
dih si Vano posesifnya g ketulungan
jangan durhaka ama mertua Vano ntar anaknya dibawa pergi lho 🤭🤭🤭
2025-03-06
0
Rina
Jangan terlalu keras dan jahat lah Vano sama papa Haris bagaimanapun dia adalah orang tua dan sepertinya papa Haris juga sangat terluka dan menyesal 🫢🫢🫢
2025-03-06
0