Hujan membasahi bumi,,sangat deras.
aku hanya termenung didalam kamar menatap air yang jatuh tak ada habisnya.
menjadi dewasa adalah hal tersulit yang harus kujalani,,menjadi pengangguran adalah hal terberat yang harus aku lewati. ya,aku harus melewatinya,,agar hidupku tidak stak disini-sini saja. kulihat kertas lamaran yang sedang kukerjakan,,rasanya membosankan.
mengerjakan hal yang sama berulang - ulang kali.
"Nadia udah malam kamu gak mau makan?" seru ibuku, "Iyah Bu sebentar lagi".
kulihat kertas yang tadi ku tulis,,hah rasanya begitu berat menjalani hari-hari yang tak jelas. kurapikan kertasnya,,dan aku langsung keluar kemeja makan untuk makan malam.
"Bu bapak kapan pulang?"
"mungkin besok baru balik nak,memangnya kenapa?".
"gapapa ko,,maaf ya Bu diusia kalian yang seharusnya udah istirahat dirumah,,gak perlu kerja pergi pagi pulang malem,tapi harus tetap bekerja sampe sekarang,Nadia jadi ngerasa kurang berbakti sama orang tua".
"gapapa Nad, ibu juga bosen ko kalo harus dirumah saja,,ibu juga kan butuh hiburan,,jadi ibu udah anggap pekerjaan ibu ini sebagai hiburan juga buat ibu, kerja diwarung gak berat ko,,banyak santainya juga" jawab ibuku sambil tersenyum.
hal yang paling kusukai dari ibuku adalah senyumnya,dengan senyumannya aku rasa aku tidak sendirian menghadapi kesulitan yang akan kuhadapi kedepannya. hal yang selalu aku syukuri karna mempunyai seorang ibu.
setelah selesai makan aku langsung mencuci piring, dan bergegas ke kamar ,aku haru membuat kertas lamaran yang sebanyak-banyaknya, aku tak mau terus menerus menyusahkan ibu bapakku.
besok adalah hari Senin,,hari pertama yang harus kumulai dengan semangat.