Pernahkah kamu berpikir bahwa bumi ini sebenarnya adalah sebuah jeruk?
pernahkah kamu berpikir bahwa kamu harus menggunakan selimut jika ingin tidur agar dinosaurus tidak mengambil kakimu? yah walaupun aku tahu jika itu dinosaurus asli tak akan berefek terhadap selimut
pernahkah kamu berpikir untuk tak menginjak seekor semut karena jika kau kesemutan itu di sebabkan oleh arwah dari para semut tersebut?
Yah mungkin kalian semua tak pernah memikirkan tersebut
tapi aku berbeda dengan kalian setiap hari aku berpikir tentang hal tersebut
yah setiap orang dapat memikirkan hal hal aneh dalam hidupnya
kata temen temenku aku aneh tak pernah memikirkan soal masa depan bahkan kekasih
Sebenarnya ada seorang lelaki yang selalu menganggu pikiran ku
***********************
Aku bertemu dengannya di sekolah
saat pertama kali aku masuk sekolah, oh ya aku merupakan murid pindahan
entahlah aku merasa gugup saat menatap nya hemm inikah yang di namakan cinta pandangan pertama? 🤣
aku tak tahu mengapa aku menyukainya
ia adalah sosok lelaki yang pintar namun tak dapat di ajak bercanda
contohnya saat aku memukulnya dengan pelan dia akan memukulku dengan sangat keras
contoh skalanya( aku memberinya A dia memberiku Z)
Kami selalu berebut untuk mendapatkan peringkat pertama walaupun saat itu hanya dia yang mendapat peringkat pertama
walaupun begitu aku tak pernah berhenti berusaha
oh ya aku memiliki 2 saingan cinta aku sempat ingin mundur karena sahabatku satu satunya juga menyukainya dan juga aku merasa insecure
setiap aku merasa insecure aku selalu mengingat kata kata ini
"Sungguh tuhan telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya"
note* saya memohon maaf saya tak bisa menyebutkan Allah dalam kata kata tersebut karena saya yakin bukan hanya umat muslim saja yang membaca cerpen saya
tapi aku tak pernah menyerah hanya karna sainganku aku yakin dan percaya semesta tak pernah mengecewakan ku aku selalu berdoa pada tuhan: ya tuhan jika memang dia untukku maka dekatkanlah dan jika dia memang tak di takdirkan untukku izinkan lah hati ini mengikhlaskannya
hari itu tepat ulang tahunnya aku ingin sekali memberinya sebuah hadiah namun aku tak dapat memungkiri bahwa aku tak dapat menemuinya langsung karena aku sangat gugup
jadi aku meminta sahabat ku untuk memberinya hadiah ku
hadiah yang kuberikan adalah sebuah jam berwarna hitam
"eh emma bisa tolongin ga?" kataku
(Nama di samarkan)
"emm tolongin apa?" jawabnya
"Bisa tolong ngasih hadiah ini ke dia ga?" tunjukku pada seorang lelaki tinggi dan berparas tampan tetsebut
"tentu aja"jawabnya
"eh ini apaan?"Kado bisikku padanya
"kado dari siapa?" Ga perlu tau intinya itu kado
"Permisi" kata emma
"Ya ada apa?" jawabnya
"ini ada kado"kata emma
"hah kado? dari siapa?" tanyanya dengan penasaran
"iya kado, dari ehh.. dari a a-ku"
wah bagus banget makasih ya emma
"iya"jawab emma dengan malu malu
note* emma mengira aku memberinya kado ini untuk di berikan padanya agar ia dapat PDKT dengan dia(****) (Tak perlu di sebutkan)