"Saudara, kau terlambat. Semua kristal iblis darah di dalam sudah kami gali," kata seorang pria kepada Qin Yuchen, mengira ia juga datang untuk menambang.
"Buat apa repot memberitahunya? Biarkan dia masuk dan lihat sendiri," gerutu rekan di sebelahnya.
"Semua orang di sini mencari rezeki. Tidak perlu mempersulit," jawab pemuda yang tadi memperingatkan dengan santai.
Qin Yuchen meliriknya dan tersenyum. "Temanku, hatimu baik. Cepatlah tinggalkan tempat ini."
"Pergi? Aku masih mau mencoba peruntungan di lantai sembilan." Pemuda itu enggan.
"Terserah." Qin Yuchen tidak mau berlama-lama. Ia melompat ke udara. Pesawat Penembus Awan yang dipadukan dengan Jumbai Pedang Abadi membawanya melesat ke langit dan lenyap dalam sekejap. Orang-orang di lantai delapan mendongak kaget. Ia menerobos Qi Iblis Darah begitu saja. Kekuatannya belum tentu terlihat, tetapi kecepatannya benar-benar keterlaluan.
Sepuluh tarikan napas kemudian, tiga sosok, dua orang tua dan satu pemuda, melesat keluar dari bawah lantai sepuluh. Tubuh si pemuda gelap dan berotot, wajahnya penuh amarah, dan pakaiannya compang-camping.
"Sialan, auranya hilang." Gongsun Huang memandang orang-orang di sekitarnya dengan wajah muram. "Ada yang muncul dari bawah tadi?"
"Kau siapa?" kata seorang pemuda dengan nada meremehkan.
"Kau gila? Dia dari Keluarga Gongsun! Jangan sembarangan bicara, nanti kita dibunuh!" Temannya ketakutan dan menariknya.
"Jadi itu Jenius Agung Keluarga Gongsun. Aku baru saja melihat seseorang pergi, terbang lurus ke langit." Pemuda itu menunjuk Qi Iblis Darah di atas. Kalau tidak melihat sendiri, ia tak akan percaya. Erosi Qi Iblis Darah pada tubuh begitu parah sehingga orang harus benar-benar siap saat turun lapis demi lapis.
"Qin Yuchen punya Pesawat Penembus Awan yang bisa menempuh seribu mil dalam sekejap," kata Gongsun Huang kepada dua lelaki tua di sampingnya.
"Tuan Muda, kami akan mengejarnya. Silakan pulang ke keluarga sendirian." Kedua lelaki tua itu mengerahkan perisai Kekuatan Jiwa da…
Qin Yuchen : Seni Dewa Naga
Bab 564: Hadiah Naik Jadi Tiga Puluh Juta
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 742 Episodes
Comments