Sulur-sulur tanaman raksasa melesat dan membelit tubuh seorang Kultivator Jiwa. Duri-duri tajam di sulur itu langsung menusuk kulitnya. Dalam hitungan detik, tubuh kekar sang kultivator menyusut drastis—darahnya tersedot habis melalui sulur menuju akar bunga sebagai santapan.
Ketika pembantaian itu usai, yang tersisa hanya belasan lembar kulit manusia tergeletak di tanah. Daging dan darah di dalamnya sudah ludes dilahap si bunga pemakan manusia. Merasa tidak ada mangsa lain di sekitar, bunga buas itu kembali menutup diri, berubah wujud jadi bunga mekar yang bergoyang lembut ditiup angin—seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Qin Yuchen menghela napas lega setelah memastikan jaraknya cukup aman. "Kuil ini benar-benar penuh bahaya," gumamnya. "Baru berjalan sebentar, sudah bertemu bunga pemakan manusia."
Ia menatap serius ke arah bunga tadi. Tanaman spiritual itu aslinya hanya hidup di Alam Iblis—kejam, haus darah, dan beracun. Saat tak ada target, mereka tampak seperti bunga biasa yang cantik dan tak berbahaya. Tapi begitu mengunci mangsa, mereka jadi lawan yang sangat merepotkan: aroma yang mereka pancarkan bisa melumpuhkan korban, ditambah gigitan mematikan dan sulur berduri yang menyedot darah.
Untungnya Qin Yuchen punya insting tajam. Ia merasakan bahaya lebih dulu dan sudah menjauh sebelum semuanya terjadi. Kecepatan geraknya pun jauh di atas rata-rata. Ia yakin, sekalipun terkepung bunga-bunga itu, ia masih bisa kabur dengan teknik gerakannya—meski mungkin harus menanggung beberapa luka.
"Kau terluka?" tanyanya sambil melirik Hua Qing.
Gadis elf itu menggeleng. Ia memang punya kedekatan alami dengan segala jenis tumbuhan—keistimewaan khas bangsa elf. Sekalipun berdiri tepat di tengah kejadian tadi, bunga pemakan manusia itu tak akan menyentuhnya.
"Kuil ini penuh krisis," kata Qin Yuchen dengan nada berat. "Mulai sekarang, tetap waspada. Jangan sampai ada kesalahan."
"Baik," jawab Hua Qing singkat.
Belum sempat mereka melangkah pergi, terdengar suara langkah kaki be…
Qin Yuchen : Seni Dewa Naga
Bab 101: Kepungan Semut Api
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 742 Episodes
Comments
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuusssssss tekadmu Qin Yuchen untuk menghadapi semua musuh musuhmu
2026-10-23
0
Sugianto 9
lanjutttt 💪💪💪👽👽👽🤣🤣🤣
2026-10-06
0