“Ini pertama kalinya tubuhnya bereaksi hanya karena berada di dekatmu. Padahal kalian bahkan masih sama-sama berpakaian lengkap. Tirta... kamu benar-benar sebuah keberuntungan untuk kami." Ucapan Arga menutup penjelasannya.
Tirta hanya mengernyit pelan.
Tunggu... Ada sesuatu yang sejak tadi mengganjal pikirannya.
“Kak...” Arga menoleh.
“Kenapa Kakak bisa datang secepat itu? Bukannya tadi Kakak masih di luar negeri? Tapi hanya dalam hitungan menit Kakak sudah ada di kamar Marchel bersama Dokter El.”
Deg!
Pertanyaan itu membuat senyum Arga perlahan menghilang. Bibirnya terbuka, tetapi tidak ada satu kata pun yang keluar. Belum sempat ia menyusun jawaban—
“Oh iya...” Tirta kembali mengingat sesuatu.
“Tadi Kakak juga bilang sudah menyelidiki semuanya.” Tatapannya semakin tajam.
“Apa selama ini Kakak menyelidiki latar belakangku?”
“Semua yang terjadi padaku akhir-akhir ini... apa ada hubungannya dengan Kakak?” Rentetan pertanyaan itu membuat Arga refleks berdiri.
“Hm... sepertinya Marchel memanggilku.” Ia tersenyum canggung.
“Aku kesana dulu, ya.” Baru beberapa langkah berjalan...
“Tunggu!” Tirta ikut berdiri.
“Kak! Kamu belum menjawab pertanyaanku!” Arga mempercepat langkahnya. Sedangkan Tirta berlari kecil mengejarnya.
Brak!
Pintu kamar terbuka. Arga masuk lebih dulu dengan napas sedikit terengah. Di belakangnya, Tirta masih terus mengejar sambil memanggil namanya. Dokter El yang melihat mereka masuk buru-buru mengambil selimut dan menutupi bagian bawah tubuh Marchel.
Bagaimanapun juga, pria itu masih berbaring tanpa mengenakan apa pun pada bagian bawah tubuhnya. Kalau sampai Tirta melihatnya lagi dan pingsan karena kaget... Yang lebih dulu mati ketakutan justru dirinya.
“Kak! Jelaskan dulu!” Tirta berhasil menarik lengan Arga.
“Ayo keluar! Kamu belum menjawab pertanyaanku!”
“Aku... aku harus mengecek kondisi Marchel dulu.”
“Alasan!” Tirta semakin kesal.
“Katakan yang sebenarnya!”
“Ada apa ini?” Suara bariton Marchel langsung menghentikan perdebatan mereka. Dokter El m…
The Light We Found
Chapter 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Muhammad Zidan
apaan dh Marcel ini gak peka bgt jd cwo, cwe nya ngambek noh 🤭
2026-08-29
0