System Glicth
Waktu: 21:30 PM
Kamar Mandi Utama, Penthouse Menara Timur
Ruangan berlapis pualam hitam itu dipenuhi oleh uap panas yang mengepul dari pancuran air shower raksasa di tengah ruangan.
Suara gemericik air yang jatuh ke lantai terdengar menenangkan, namun gagal meredam ketegangan gila yang memenuhi ruangan tersebut.
Neo berdiri di bawah kucuran air panas. Kemeja putihnya yang kotor sudah tergeletak di keranjang lantai.
Pria itu membiarkan air membersihkan debu, jelaga, dan darah yang menempel di kulit punggung dan dadanya. Otot-ototnya yang terbentuk sempurna berkilat tertimpa cahaya lampu temaram.
Stella berdiri tepat di hadapannya, masih mengenakan kemeja sutra hitamnya yang kini basah kuyup, menempel tembus pandang di kulitnya akibat cipratan air panas.
Ia memegang sebuah spons mandi yang lembut, meratakan sabun beraroma kayu cedar dan mint ke dada Neo.
Gerakan tangan Stella sangat pelan, menyusuri perut keras pria itu, naik ke tulang selangkanya, lalu membersihkan sisa jelaga di bahu Neo.
Neo menatap setiap gerakan wanita itu dengan napas yang tertahan di dada. Kedua tangan pria itu berada di pinggang Stella, ibu jarinya mengusap kulit wanita itu dari balik kemeja sutra yang basah.
"Goresan di pelipis mu," gumam Stella, menatap luka di dahi Neo.
Luka itu tidak terlalu dalam, dan darahnya sudah berhenti berkat khasiat hadiah sistem yang diam-diam Stella aktifkan, namun lukanya masih terlihat merah.
Stella berjinjit sedikit. Ia meraih handuk kecil yang basah dengan air hangat, lalu menempelkannya perlahan di pelipis pria itu.
Neo memejamkan matanya saat sentuhan lembut itu mengenai lukanya. Bukan rasa perih yang ia rasakan, melainkan sebuah kedamaian yang asing.
Miliarder ini terbiasa mengobati lukanya sendiri, atau menyuruh dokter pribadinya bekerja dalam diam. Ia tidak pernah membiarkan orang lain menyentuh kelemahannya dengan cara seintim ini.
"Kau benar-benar beruntung tidak ada tulangmu yang patah akibat gelombang kejut ledakan itu," bisi…
The System'S Guide To Ruining The Villainess
Part 76: Melacak Ular Putih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments