System Glicth
[ Ding! ]
[ Skill Mata Elang: Deteksi Kebohongan Mikro diaktifkan! ]
[ Durasi: 15 Menit. ]
Seketika itu juga, pandangan Stella berubah. Dunia di sekitarnya seolah bergerak sedikit lebih lambat, dan fokus matanya menjadi setajam pisau bedah.
Saat ia menatap wajah Thomas, ia tidak lagi hanya melihat pria paruh baya yang gugup. Ia melihat detail mikroskopis yang tidak bisa disembunyikan oleh manusia mana pun.
Ia melihat keringat dingin berukuran mikro yang menembus pori-pori di pelipis pria itu.
Ia melihat pupil mata Thomas yang sedikit membesar karena panik, kedipan mata yang tidak beraturan, dan kedutan kecil yang sangat cepat di sudut bibir kirinya setiap kali ia menyelesaikan kalimatnya.
Bahasa tubuh pria itu berteriak dengan satu kata yang sangat jelas: Bohong.
Stella menarik napas perlahan. Ia menyilangkan kedua lengannya di depan dada.
"Seratus persen prima, katamu?" suara Stella kini terdengar sangat pelan, namun nadanya sedingin es di kutub utara. Ia menoleh ke arah salah satu staf teknisnya.
"Leo, tolong nyalakan kamera utama ini dan hubungkan ke sistem audio sentralnya. Lakukan test-run selama tiga menit penuh dengan beban maksimal."
Wajah Thomas langsung memucat pasi, sewarna kertas kosong. "N-Nona Rosewood, t-tidak perlu sampai di-test sekarang. Ini... ini sudah dikalibrasi. Menggunakannya sebelum hari H hanya akan merusak"
"Lakukan, Leo," potong Stella dengan nada absolut, mengabaikan Thomas sepenuhnya.
Liam yang sedari tadi berdiri diam di belakang Stella, kini melangkah sedikit lebih maju, menyadari adanya ketegangan.
Ia memposisikan dirinya siap siaga jika pria bernama Thomas itu melakukan gerakan mencurigakan.
Leo dengan cepat memasang baterai dan menghubungkan kabel-kabel utama. Begitu tombol daya ditekan, layar kamera menyala terang. Semuanya terlihat normal selama sepuluh detik pertama.
Namun, saat Leo mulai memutar fokus lensa dan menaikkan level audio...
BZZZTTT!
Sebuah suara statis yang sangat nyaring dan memekakkan telinga me…
The System'S Guide To Ruining The Villainess
Part 37: Rencana Lain
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 92 Episodes
Comments