Dengan tangan yang masih bergetar, ia meraih gelas kaca tersebut, meminum air hangat itu seteguk demi seteguk untuk meredakan rasa mual yang kembali merayap di dadanya, sementara Gavin melangkah kembali menuju meja kerjanya, melanjutkan sandiwara mendinginnya untuk menutupi hancurnya perasaan yang ia miliki di dalam ingan lantai tiga puluh yang sunyi.
Jarum jam dinding di dalam Ruang Kerja Utama CEO terus berputar tanpa suara, menunjuk ke angka yang semakin larut. Tetesan terakhir cairan nutrisi dari botol plastik di atas tiang besi akhirnya berhenti, menyisakan ruang kosong di dalam selang transparan.
Safira Angela menghela napas panjang, dugaannya benar dimana begitu cairan itu habis, sensasi lemas di tubuhnya sedikit berkurang, meski kepalanya masih terasa seperti berputar setiap kali dia melakukan gerakan yang terlalu mendadak.
Dengan sangat hati-hati, tangan kanan Safira bergerak meraih plester medis yang merekat erat di punggung tangan kirinya. Dia meringis kecil saat mencabut perekat tersebut, lalu dengan gerakan perlahan yang dia pelajari dari pengalaman masa lalu, dia menarik jarum infus keluar dari pembuluh darahnya. Setetes darah merah segar sempat menyembul, namun Safira dengan cepat menekannya menggunakan kapas steril yang masih tersisa di atas meja kaca kecil.
Gerakan itu tidak luput dari perhatian Gavin Alvaro Abraham. Meskipun matanya tampak fokus pada layar laptop di hadapannya, indra pendengaran dan perhatiannya sepenuhnya tersita oleh setiap gerak-gerik wanita di sudut ruangan.
Safira menurunkan kedua kakinya dari atas sofa, menapakkan sepatunya kembali ke atas karpet kelabu. Dia merapikan kemeja kerja dan rok hitamnya yang kusut, lalu berdiri dengan perlahan. Tubuhnya sempat bergoyang sedikit, memaksa Safira untuk bertumpu pada sandaran lengan sofa selama beberapa detik hingga keseimbangannya kembali pulih.
Setelah merasa cukup stabil, Safira melangkah mendekati meja kerja Gavin, berhenti dalam jarak aman yang dilingkupi batasan formal.
"Tuan Gav…
Di Bawah Kuasa Mantan Suami
Pilihanmu Hanya Dua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 124 Episodes
Comments
Suci Dava
aku msh bingung dgn kata "DITIADAKAN"
2026-08-28
0
Ari Atik
perhatian yg berbalut ego....
2026-07-01
0
Lusi Hariyani
ayolah gavin cr th ttg safira
2026-06-27
0