Siang itu, matahari seolah berada tepat di atas kepala. Wulan mengendarai motor menuju penggilingan, sebuah rantang susun berisi nasi hangat, sayur lodeh, dan lauk-pauk bergoyang pelan seiring guncangan motor.
Wulan sengaja datang sendiri hari ini, berniat memberikan kejutan kecil sekaligus memastikan suaminya, Lindu, tidak melewatkan jam makan siangnya di tengah kesibukan musim panen yang padat.
Setelah memarkirkan motornya halaman penggilingan, Wulan menarik napas dalam-dalam. Suara bising mesin penggilingan yang menderu-deru langsung menyambut telinganya.
Dia merapikan pakaiannya sejenak, mengambil rantang makanan dengan tangan kanan, lalu melangkah mantap menuju bangunan utama.
Namun, baru beberapa langkah berjalan, langkah kaki Wulan mendadak terhenti. Saat melihat sosok yang berdiri tepat di depan pintu masuk bangunan penggilingan. Di sana, bersandar pada tiang kayu, berdiri Baskoro.
Pria itu tampaknya sedang beristirahat dari pekerjaan kasarnya. Di tangan kanannya, dia memegang rokok. Keringat membasahi kaos oblongnya yang lusuh, mempertegas otot-otot lengannya.
Begitu menyadari kehadiran Wulan, tatapan Baskoro langsung mengunci arah pandangnya, berubah menjadi tajam dan penuh arti.
Wulan mencoba bersikap tenang. Dia hanya melirik sekilas, lalu membuang muka. Tanpa ada niat sedikit pun untuk menyapa, dia mempercepat langkah, berniat langsung menerobos masuk ke dalam bangunan untuk menghindari percakapan apa pun.
Namun, perkiraan Wulan salah. Saat tubuhnya tepat melewati Baskoro, sebuah gerakan cepat menahan langkahnya. Tangan Baskoro tiba-tiba melesat dan meraih pergelangan tangan Wulan.
"Wulan." Panggil Baskoro.
Wulan tersentak kaget. Secara refleks dia menghempaskan tangan Baskoro hingga cengkeraman itu terlepas.
"Jangan sentuh aku!" Bentak Wulan, meskipun dia berusaha menekan volume suaranya.
Darahnya berdesir hebat. Dengan raut wajah panik, dia buru-buru menoleh ke kanan dan ke kiri, menyapu pandangan ke sekeliling halaman penggilingan.
Beberapa pekerj…
Sekar
Perubahan Lindu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 122 Episodes
Comments
Siti Yatmi
dih..si lindu....udh ga mikirin sekar lagi. ga nyari tau penyebab kematian sekar...kaya nya cinta nya palsu...
2026-06-12
3
Rini Yunita
lindu dipelet nih kayanya ama si sekar
curiga sma si sekar baskoro sm bapaknya lindu
ada udang dibalik bakwan sepertinya🙂↔️
2026-06-13
2
Iis Dawina
Yo Sekar gangguin dong yg membunuh kamu itu ya walaupun itu sahabatmu sendiri
2026-06-11
3