Kartika lupa. Hari ini seharusnya mereka pergi ke vila milik Rangga. Namun, sejak pagi tadi setelah video call dengan Deva, anak-anak merengek minta jadwalnya diundur karena ingin mengajak ayah mereka ikut.
Kartika menatap Kalingga dengan rasa bersalah. "Maaf, Mama lupa."
Kalingga berpikir sebentar, lalu wajahnya langsung berbinar. "Kirim pesan aja ke Papa! Siapa tahu Papa bisa ikut. Kita liburan ke pantai!"
"Adek mau belenang!" Kaivan langsung tengkurap di lantai sambil menggerakkan tangan dan kaki seperti orang berenang.
Kartika tertawa geli melihat tingkah anak bungsunya. Akhirnya ia mengambil ponsel dan mengetik pesan.
[Mas, Sabtu-Minggu ada waktu kosong nggak? Anak-anak mau liburan ke pantai ngajak Mas.]
Tidak sampai satu menit, balasan masuk.
[Bisa! Aku jemput kalian besok. Aku sewa mobil.?]
Senyum Kartika langsung mengembang. Dadanya terasa hangat membaca balasan cepat itu.
[Tidak perlu sewa mobil. Mas cukup bawa badan dan tenaga buat berenang sama anak-anak.]
Tak lama balasan lain muncul.
[Kita naik bus?]
Kartika menutup mulut menahan tawa. Rasanya seperti sedang berbicara dengan Deva yang dulu. Deva yang sederhana, polos, dan selalu membuatnya tersenyum tanpa alasan jelas.
[Ada, deh. Yang penting kita sekeluarga bisa liburan dan senang-senang bersama.]
Balasan berikutnya membuat pipi Kartika memanas.
[Oke, Sayangku ... Cintaku ... Kartika.]
Kalingga dan Kaivan sedari tadi memperhatikan mamanya dengan penasaran. Mereka saling pandang sebelum mendekat.
"Mama, kok, senyum-senyum sendiri?"
Kartika langsung tersadar lalu menatap kedua putranya sambil tersenyum lebar.
"Kata Papa, besok bisa ikut liburan sama kita."
"Hore ...! Hole ...!" Kalingga dan Kaivan langsung berteriak girang sambil saling berpelukan. Tawa mereka memenuhi ruangan.
Kartika ikut tertawa melihatnya. Namun, beberapa detik kemudian ia mendadak membulatkan mata.
"Eh!"
Kalingga menoleh. "Kenapa, Ma?"
Kartika buru-buru mengambil ponselnya lagi. "Mama lupa kirim alamat rumah."
Sementara itu di tempa…
Dihina Pengangguran Oleh Keluarga Suami, Aku Wanita Kaya Raya!
Bab 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments
Ari Sawitri
udah kamu pindah aja ke kota Kartika tp jangan beritahu keluarga kamu Deva. klu mau bantu orang tua bayar cicilan rumah cukup di TF tiap bulan. klu smp Keluarga Deva tau Kartika orang kayak pasti mereka nempel lagi kayak lintah 😅😅😅. dasar jiwa benalu mereka semua 😔
2026-08-07
0
Rahma Inayah
nah Lo Deva br nyampe gerpang pintu rumah tika SDH kaget gmn klu liat dlm nya dan tau siapa Kartika sebrnya bisa2 Deva GK percaya dr dan malu SDH memperlakukan anak konglomerat hidup sederhana
2026-05-19
2
Ma Em
Deva blm tau kalau Kartika orang kaya makanya Deva bengong disangka Kartika kasih alamat yg salah .
2026-05-19
2