Bab 45

Arsyi mendorong pintu kamar mandi wanita lalu masuk perlahan ke dalam. Ruangan toilet rumah sakit itu cukup luas dan bersih. Beberapa bilik berjajar rapi dengan wastafel panjang di sisi depan cermin besar. Arsyi berjalan pelan menuju salah satu bilik sambil memegang tas kecilnya.

Sementara di luar, Rina baru saja tiba di depan area toilet dengan napas sedikit terburu. Tatapannya tajam memperhatikan pintu toilet wanita yang baru dimasuki Arsyi beberapa detik lalu. Dan perlahan, senyum miring muncul di bibirnya. Tepat saat itu dua orang pengunjung wanita hendak masuk ke dalam toilet.

Namun, Rina langsung menghadang mereka.

“Maaf, toiletnya lagi rusak.”

Kedua wanita itu langsung berhenti bingung.

“Rusak?”

“Iya,” jawab Rina cepat sambil menunjuk sembarang. “Katanya mampet semua.”

“Oh…” Mereka akhirnya memilih pergi mencari toilet lain.

Begitu lorong mulai sepi, Rina segera mengambil papan kecil bertuliskan toilet rusak yang terletak di dekat petugas kebersihan. Dengan santai wanita itu meletakkannya tepat di depan pintu masuk toilet wanita.

Kini area itu terlihat kosong. Tak ada siapa-siapa lagi di sekitar sana. Rina menatap pintu toilet beberapa detik dengan mata dingin. Lalu perlahan wanita itu masuk ke dalam sambil tersenyum smirk penuh arti.

Suara heels miliknya menggema pelan di lantai keramik. Arsyi sama sekali belum menyadari bahwa dirinya kini tidak sendirian. Suara air wastafel terdengar pelan memenuhi ruangan toilet yang kini terasa begitu sunyi.

Arsyi baru saja selesai dari dalam bilik toilet. Wanita itu tampak sedikit lebih lega meski tubuhnya masih terasa lemas. Ia membuka pintu bilik perlahan sambil menundukkan kepala merapikan lengan bajunya.

Rina berdiri sambil menyilangkan tangan di dada. Wanita itu tersenyum tipis. Senyum yang sama sekali tidak terasa ramah.

“Lama juga,” ucap Rina santai.

Jantung Arsyi langsung berdetak tidak nyaman.

“Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Arsyi pelan sambil berusaha tetap tenang.

Rina tidak langsung menjawab. Tatapanny…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Teh Euis Tea

Teh Euis Tea

tuh kan benar nadin meninggal ternyata ulah si rina yg terobsesi sm blatung nangka rina, semoga harsa datang cepat waktu dan dia denger apa yg rina bilang dm arsy

2026-05-12

0

Ita rahmawati

Ita rahmawati

ayo lawan Sy,,Harsa GK nyusulkah 🤔🤦

2026-05-13

1

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Semoga Arsyi bisa melawan nenek lampir itu ...

2026-09-08

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!