Aluna segera memaksakan dirinya untuk berdiri. Jemarinya bahkan masih terasa sedikit dingin ketika ia melangkah menuju pintu rumah. Suara ketukan tadi masih terngiang jelas di telinganya, membuat dadanya terus dipenuhi kegelisahan yang sulit ia jelaskan.
Dan ketika pintu itu akhirnya terbuka napas Aluna langsung tertahan. Davion benar-benar berdiri di depan rumahnya.
Pria itu tampak berbeda dibanding biasanya. Tidak ada jas mahal ataupun aura dingin yang terlalu menekan seperti saat pertama kali mereka menikah dulu. Hari ini Davion hanya mengenakan kemeja hitam sederhana dengan lengan tergulung hingga siku, membuat penampilannya terlihat jauh lebih santai.
Namun yang membuat Aluna benar-benar membeku bukanlah penampilan Davion. Melainkan barang-barang yang berada di belakang pria itu.
Beberapa koper besar berjajar rapi di teras rumah. Kotak-kotak penyimpanan diturunkan satu per satu dari bagasi mobil. Bahkan dua pelayan tampak sibuk membawa perlengkapan lain masuk ke halaman rumah.
Ada gantungan pakaian portabel.
Kotak dokumen.
Tas kerja.
Dan beberapa paperbag lain yang jumlahnya terlalu banyak untuk disebut sebagai barang sementara.
Aluna sampai menatap semua itu cukup lama tanpa sadar.
Perasaannya langsung bercampur aduk begitu melihat pemandangan tersebut. Karena semua ini sama sekali tidak terlihat seperti seseorang yang hanya akan tinggal tiga bulan.
Ini lebih seperti pria yang sedang pindah rumah untuk menetap.
Davion yang menyadari tatapan Aluna akhirnya tersenyum kecil. Senyum tipis yang akhir-akhir ini semakin sering muncul ketika pria itu berada di dekatnya.
“Aku terlalu banyak membawa barang, ya?” tanya Davion pelan.
Suara Davion membuat Aluna akhirnya tersadar dari lamunannya. Ia berkedip pelan lalu kembali menatap koper-koper besar tersebut dengan bingung.
“Ini...” Aluna sampai kehilangan kata-kata sesaat. “Terlalu banyak untuk tiga bulan.”
Davion mengikuti arah pandang Aluna sebentar sebelum akhirnya menjawab dengan tenang, seolah semua ini sangat waja…
Putri Pengganti
PP Bab 80 - Sebelum Kamu Izinkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 127 Episodes
Comments
sleepyhead
Dav : "Aku minta izin memelukmu sekarang, tapi aku akan mundur kalau itu bikin kamu gak nyaman."
Aluna : Aku deg-deg an Aa...
🤣🤣🤣🤣
2026-05-14
2
ollyooliver
sebenarnya apa yg dilakukan davion sekarang bukan atas kemauannya sendiri. bukan karena alunanya. tapi fakta yg dia temukan, dan disitu dia bmerasa menyia"kan wanita seperti aluna karna dia tau selama ini wanita" yg dia kenal dan dia pakai tdk seperti aluna..jadi ada perbandingan yg membuat dia ingin kembali pd aluna...kek "kapan lahi ada wanuta seperti aluna". jadi disini bukan ttng alunanya mmng cantik, baik atau punya pesona yg langsung membuat orng jatuh hati..itu gk berlaku pd davion. sekarang yg dilakukan davion itu, perrama adalah tdk ingin menyia"kaan aluna sebagai wanita yg berbeda dari kebanyakan wanita" yg gak bener...bukan karna aluna patut dicintai...dan kedua karena dari fakta yg dia dpt..ada rasa bersalah dan penyesalan.
2026-05-14
1
sleepyhead
wakakakk vibesnya berasa pindah rumah selamanya ya Dav
2026-05-14
2