Siang itu suasana IGD rumah sakit berubah menjadi sedikit kacau. Dua perawat yang mendorong kursi roda kakek Tasya baru saja akan masuk lebih dalam ke ruang penanganan darurat.
“Berhenti dulu!”
Seorang pria berjas rapi berjalan cepat menghampiri mereka. Dia adalah manager operasional rumah sakit.
Kedua perawat langsung berhenti.
“Pak … pasien ini—”
Manager itu mengangkat tangan, menghentikan penjelasan mereka.
“Pemilik rumah sakit akan tiba sebentar lagi.”
Perawat itu terlihat bingung.
“Tapi Pak, pasien ini—”
“Sambut dulu pemilik rumah sakit!” potong manager dengan nada tegas. “Semua staf harus di lobby.”
Tasya yang berdiri di samping kursi roda langsung terbelalak tidak percaya.
“Apa?”
Manager itu baru menyadari keberadaan Tasya.
“Maaf, Bu. Kami harus menyambut direktur utama lebih dulu.”
Wajah Tasya langsung berubah.
“Ini IGD,” katanya tegas.
Tangannya menunjuk kakeknya yang masih gemetar di kursi roda.
“Kakek saya kejang dan ini kondisi darurat.”
Perawat terlihat ragu namun manager itu tetap bersikeras.
“Semua staf medis diminta menyambut pemilik rumah sakit. Ini perintah!”
Tasya menatapnya tajam.
“Kamu serius?”
Manager itu mengerutkan kening.
“Anda tidak perlu mengatur rumah sakit ini, Bu.”
Tasya menghela napas pendek, mencoba menahan emosi. Lalu dia berkata dengan suara dingin,
“Baik.”
Manager itu terlihat puas sejenak.
Namun, kalimat Tasya berikutnya membuat wajahnya langsung kaku.
“Kalau kalian meninggalkan pasien darurat demi menyambut pemilik rumah sakit…”
Tasya mengeluarkan ponselnya.
“Aku pastikan video ini viral di seluruh media sosial.”
Beberapa orang di sekitar mereka langsung saling menatap.
Manager itu menegang.
“Kamu—”
“Silakan,” potong Tasya tanpa takut. “Aku juga ingin tahu bagaimana reaksi publik kalau rumah sakit ini lebih peduli menyambut pemiliknya daripada menyelamatkan pasien.”
Perawat-perawat itu semakin bingung. Manager itu mengepalkan tangannya kesal. Namun sebelum ia sempat membalas, suasana lobby tiba-tiba berubah.
Beberapa dokter jaga…
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo
Episode 10
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Yani Suryani
kalau kerja dirumah sakit ya mentingin pasien tapi aneh menejernya 😁, dokter lagi menangani pasien darurat kok suruh keluar untuk penyambutan 🤦, sebenarnya bukan cerita komedi tapi menggelikan
Kenzo keberanian mu luar biasa 👍
Kenzi muka datar tapi nyalinya sedikit menciut karena perhitungan dan menyelamatkan saudaranya biar tidak kena masalah
bocil kembar yg saling melengkapi dan melindungi 😁👍
2026-09-10
0
Siti Aisyah
sombong kali kamu alex, sedikit sdh di balas sama anak mu...jika pun kamu dady ku, aku gak sudi mengakui nya..apa tdk jungkir balik tuh ego mu..
2026-07-22
0
Nanik Kusno
Bagus Mario.... temukan anak itu dan test DNA....dan dunia Alex pasti terguncang....😏😏😏😏😏😏
2026-08-20
0