"Ya maaf, bukan maksud ku meremehkan tapi itulah kenyataan yang menyakitkan nona." Ucap Zeno mengerucutkan bibirnya.
Ceni pun mendengus lalu berjalan cepat di depan Zeno.
"Hais gak di Zaman modern, Zaman kuno, kaum betina selalu seperti itu, mudah tersinggung padahal aku gak ngapa-ngapain, cuma bilang andai punya teleportasi, salah ku dimana,? Oke, wanita selalu benar." gumam Zeno pasrah dengan bahu terkulai lemah.
.
Sudah setengah hari mereka berjalan bahkan sebagian sudah ada yang mengeluh kelelahan, mau tak mau semua nya pun memilih untuk beristirahat sejenak sebelum perjalanan.
Zeno pun mengeluarkan buah-buahan sebanyak dua kantong dari cincin penyimpanan nya lalu berjalan menuju dimana Ceni dan keluarga bibi Siu duduk lesehan.
"Nona, ini buah-buahan, ayo kita makan mumpung masih istirahat." Ucap Zeno sumringah lalu meletakkan nya di hadapan semua orang.
Nammu dan Yen'an pun menelan ludah nya dengan tatapan berbinar melihat itu lalu kedua nya pun masing-masing menoleh ke arah orang tua mereka meminta persetujuan, tapi orang tua nya hanya terdiam sungkan.
Ceni yang melihat itu pun tersenyum.
"Nammu, Yen'an, ayo dimakan buah nya, ini manis dan segar kalian pasti suka." Ucap Ceni.
"Nona, kalian sudah terlalu baik pada kami, apa ini tidak berlebihan, tadi pagi kami makan makanan kalian, sekarang makan buah-buahan yang kalian bawa lagi, kami merasa tidak enak." Ucap Dien ibu nya Yen'an.
"Tidak apa-apa kami tidak kekurangan apapun, ayo dimakan." Ucap Ceni sambil memberikan buah apel satu persatu pada mereka semua.
Yang paling antusias ialah para anak-anak dengan tidak sabar kedua nya pun menggigit buah berwarna merah di tangan nya.
KRES
"Wah ini sangat manis Bu, buah nya enak." Ucap nammu.
"Ge ge benar, yen"an suka." Ucap Yen'an gadis kecil imut itu sambil menggigit rakus buah di tangan nya.
"Iya, baru kali ini ada buah seenak ini." Ucap Lei ibu nya nammu.
Mereka semua pun memakan nya hingga habis tak bersisa sebab buah seenak itu pertama kali nya mereka rasakan.
Tak…
Menembus Ruang Waktu
Tiba Di Kawasan Perguruan Awan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Erna Masliana
wanita selalu benar... itu betul.. jangan sampe lupa.. wajib ngalah 🤣🤣🤣
2026-08-23
0
Siti Solikah
bagus
2026-08-15
0
Erna Fkpg
terus semangat thor
2026-03-05
0