"Dasar perempuan tidak tahu diuntung! Berani-beraninya kamu menghina saya!"
Teriakan Bu Siska menggema di seluruh aula gedung pertemuan, mematikan semua percakapan ibu-ibu arisan yang tadinya berdengung seperti lebah. Wajah istri pejabat logistik itu sudah merah padam, urat lehernya menonjol, dan matanya melotot nyaris keluar.
Zoya masih berdiri tenang di tempatnya. Dia tidak mundur selangkah pun. Matanya justru menatap tajam gerakan tangan Bu Siska yang terayun tinggi ke udara. Otak Zoya yang terbiasa menghadapi situasi darurat langsung bekerja cepat.
Sudut kemiringan 45 derajat. Kecepatan ayunan sedang. Target pipi kiri. Kalau aku menunduk sedikit ke kanan, tangannya akan menghantam pilar beton di belakangku. Patah tulang metaka.
Zoya sudah siap menghindar. Namun, sebelum dia sempat menggerakkan kakinya, sebuah tangan kekar tiba-tiba muncul dari samping.
Grep!
Tangan besar itu menangkap pergelangan tangan Bu Siska yang gemuk di udara, hanya beberapa sentimeter sebelum menyentuh wajah mulus Zoya. Cengkeraman itu kuat, kokoh, dan tidak tergoyahkan, seperti borgol besi.
"Siapa yang berani—" Bu Siska menoleh dengan berang, siap menyemprot orang yang menghalanginya.
Kata-katanya tercekat di tenggorokan.
Di sebelahnya, berdiri sosok tinggi tegap dengan seragam dinas lengkap. Atribut kepolisian di bahunya berkilau di bawah lampu chandelier. Wajah pria itu datar, dingin, dan memancarkan aura membunuh yang membuat nyali siapa pun ciut.
Komandan Kalandra.
"Mas..." gumam Zoya pelan, sedikit terkejut suaminya datang secepat itu.
Kalandra tidak menoleh ke Zoya. Matanya terkunci pada wajah Bu Siska yang kini pucat pasi. Perlahan, Kalandra menurunkan tangan wanita itu, lalu melepaskannya dengan gerakan tegas namun terukur.
"Ijin, Bu," suara Kalandra rendah, berat, dan bergema di ruangan yang sunyi senyap itu. "Mohon maaf kalau cengkeraman saya terlalu keras. Refleks saya memang agak tajam kalau melihat ada ancaman."
Bu Siska memegangi pergelangan tangannya yang m…
Dinikahi Komandan Galak: Istriku Legenda Forensik
BAB 58: Kalandra Sang Pembela
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Maya Ratnasari
kereeennnn. tak bisa berkata kata lagi aku Thor, saking kerennya ini karya
2026-04-03
0
Siti Aisyah
kirain hanya di dunia nyata aja yaa...istri polisi sesombong itu🤣🥴
2026-04-05
0
Norma Koelima
mayat jujur, org hidup penuh kepalsuan... 👍
2026-03-16
1