Pagi harinya, mereka semua sudah di ruang makan untuk sarapan. pada saat sedang sarapan. Wira terlihat sedang memegang leher belakangnya.
" om kenapa ? kok pegang leher belakang terus ? " tanya Azam yang melihat Wira
" leher om sakit Zam, apa lagi om ada mimpi aneh semalam " kata Wira
" mungkin Mas salah tidur itu, makanya sakit leher " ucap Rahma
" mungkin juga sih. ohh iya, kamu jadi pergi kan ke butiq sama Azam dan Tania ? " kata Wira
" jadi Mas, nanti habis sarapan ini aku pergi kesana " ucap Rahma
Azam terus memperhatikan Wira, dia merasa ada suatu yang janggal dengan om nya. Tania juga melihat keanehan tersebut bahkan dia merasakan aura yang aneh pada om nya.
sarapan pagi telah usai, Wira pergi ke perusahaannya. sedangkan Rahma pergi bersama Azam dan Tania ke butiq.
Rahma mengambil mobilnya, setelah sampai di depan. Azam dan Tania masuk ke dalam mobil, Baldi dan Susanti juga ikut masuk.
Rahma melajukan mobilnya keluar dari rumahnya. Baldi yang di dalam mobil kesenangan karena menaiki mobil Rahma yang sangat bagus.
" Kak Rahma, mobil kakak bagus juga ya ! dingin terus enak, gak banyak bergoyang " ucap Baldi
" Alhamdulillah Baldi, aku bersyukur juga. karena Azam aku bisa seperti ini " kata Rahma yang sambil menyetir.
Azam dan Tania hanya senyum saja mendengar ucapan Baldi tadi. sedangkan Susanti sudah biasa, karena sebelumnya pernah tinggal lama sama Rahma.
beberapa saat kemudian mereka sampai di butiq Rahma. butiq Rahma lumayan besar dan juga sudah di kenal di kota karta.
mereka turun dari mobil dan masuk kedalam butiq. para karyawan tersenyum menyapa Rahma pemilik butiq.
Rahma pergi ke ruangan yang ada di lantai atas yang di gunakan sebagai kantornya dan juga ruangan untuk menyambut tamu.
" wah, bagus banget ini tempatnya Kak Rahma ! keren Kak Rahma sekarang ! " puji Baldi
" ahh kamu ini Baldi, biasa aja kok ini ruangan " ucap Rahma tersenyum
" bisa gak kamu diam Baldi, kayak apa aja kamu. heboh sendiri kamu " kata Susanti melihat tingkah Baldi yang mengelilin…
KEISTIMEWAAAN AZAM
BAB 232
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 239 Episodes
Comments