Malam merambat perlahan di langit Surabaya, menyisakan hawa sejuk yang sisa-sisa hujan sore tadi. Di dalam kediaman keluarga Adytama, suasana terasa sangat berbeda dari biasanya. Jika beberapa minggu lalu rumah ini terasa mencekam dan penuh intrik, malam ini aroma rempah yang menggoda justru memenuhi setiap sudut ruangan. Aroma garlic butter prawn dan beef wellington yang sedang dipanggang menguar dari dapur, berpadu dengan wangi bunga sedap malam yang tertata rapi di atas meja makan.
Kirana Adytama berdiri di depan cermin dapur, melepaskan apron yang melindungi dress panjang berwarna champagne yang ia kenakan. Wajahnya yang biasa terlihat tegas saat memimpin rapat di KiraPharma, kini tampak lebih lembut dengan riasan natural. Ia menyentuh permukaan meja makan yang sudah tertata sempurna berkat bantuannya dan Bi Tuti.
"Semuanya sudah siap, Mbak. Masakannya harum sekali, bapak pasti senang," puji Bi Tuti sembari merapikan serbet makan.
Kirana Adytama tersenyum tulus. "Terima kasih, Bi. Aku hanya ingin malam ini menjadi awal yang baru untuk Ayah."
Suara deru mobil yang memasuki halaman rumah mengalihkan perhatian Kirana Adytama. Jantungnya berdegup sedikit lebih kencang. Ia tahu siapa yang datang. Dengan langkah anggun, ia menuju pintu utama di mana Ayah Haris sudah berdiri tegak, meski sesekali masih harus sedikit bertumpu pada tongkatnya. Wajah Ayah Haris tampak lebih segar, binar matanya kembali setelah badai yang menimpa keluarga mereka mereda.
Di depan pintu, sebuah mobil mewah telah terparkir. Raditya Mahardika turun dengan gagah, mengenakan kemeja biru navy yang lengannya digulung hingga siku, memamerkan jam tangan mewahnya yang minimalis. Di belakangnya, tampak sepasang suami istri yang tak kalah berwibawa: Rivaldo Mahardika dan Dela Mahardika.
"Selamat malam, Haris. Senang sekali melihatmu sudah kembali bugar," sapa Papi Rivaldo dengan jabat tangan erat yang penuh persaudaraan.
"Selamat malam, Tuan Rivaldo, Nyonya Dela. Terima kasih sudah menyempatkan waktu u…
Pura-Pura Jadi Supir
Bab 124
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Marina Tarigan
orang kau sakiti terus menerus dgn ketamakanmu Rrva Bianka bertukar 360 # seumur hidup dan 15 thn semoga kamu masih hidup vera dan kau Bianca masa bahagiamu habis renungkan perbustanmu selama ini kasar sombong arogan menghina tak tanggung2 kejinya berubahlah masih ada waktu yg lebih baik nantinya dlm peri laku.mu
2026-05-11
3
Yunita Asep
siiip laah... lanjut
2026-05-06
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
lanjut
2026-05-01
0