Kamar di mess karyawan rumah keluarga Adytama itu terasa sangat sempit bagi pria dengan postur setinggi Raditya. Sinar lampu neon 15 watt yang sedikit berkedip menerangi ruangan bercat putih kusam tersebut. Hanya ada satu kasur busa tipis, sebuah lemari kayu dua pintu yang pintunya sedikit miring, dan satu kipas angin besi yang berderit setiap kali berputar.
Raditya menghela napas panjang sembari merebahkan tubuh atletisnya. Punggungnya terasa kaku. Menjadi Rio sang supir ternyata jauh lebih menguras tenaga daripada memimpin rapat direksi selama berjam-jam. Pikirannya melayang pada kejadian satu jam yang lalu—saat ia merangkul pundak Kirana yang hampir pingsan. Aroma lembut dari rambut wanita itu seolah masih tertinggal di indra penciumannya.
"Wanita luar biasa," gumam Raditya pelan, menatap langit-langit kamar yang kusam.
"Bagaimana bisa dia menanggung beban sebesar itu sendirian sambil tetap tersenyum di depan keluarganya yang bahkan tidak menghargainya?"
Tepat saat ia hampir terpejam, ponsel di saku celana kargonya bergetar hebat. Sebuah panggilan video masuk dari 'Papi'. Raditya segera duduk tegak, merapikan sedikit kaos gelapnya sebelum menggeser tombol hijau.
Di layar ponsel, muncul sosok pria paruh baya yang masih terlihat gagah dalam balutan piyama sutra mewah, duduk di perpustakaan pribadinya yang dipenuhi buku-bukan kayu jati. Itu adalah Papi Rivaldo, penguasa Mahardika Group yang asli.
"Bagaimana kabarmu, Rio?" tanya Papi Rivaldo dengan nada sedikit menggoda, menekankan nama samaran putranya.
Raditya tersenyum tipis, rasa lelahnya sedikit terobati melihat wajah ayahnya. "Baik, Papi. Hanya sedikit pegal. Ternyata menyetir di kemacetan Surabaya dari sudut pandang supir itu tantangan mental yang nyata."
Papi Rivaldo tertawa kecil, namun sedetik kemudian ekspresinya berubah serius. "Raditya, Papi tahu kamu sedang menjalankan misi pribadimu. Tapi jangan lupa, kamu adalah nakhoda Mahardika Group. Kewajiban utamamu tetap di kantor. Ada beberapa dokumen akuisisi…
Pura-Pura Jadi Supir
Bab 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
emaknya Kirana meninggal saat umur 16 th..skrg Kirana 27 th..selisih 7 th sama si bonko..si nenek Revo JD nyonya rumah Uda 22 th..berarti nenek Revo kawin sama Haris pas emaknya Kirana masih hidup ya?? 🤔🤔🤔🤣
2026-08-19
1
Tamirah
Gelar ibu tiri jahat sdh mendunia. Kasihan sekali bagi ibu tiri yg berhati lembut penuh perhatian belummm apa apa sdh diberi cap i ibu tiri yg kejam wesss angelllll.!!!!
2026-05-07
0
YanS
Mulai penasaran, ingin menyaksikan (dalam angan) momen Bianca bertemu dengan CEO Mahardika Group...jrengjrengjreng...
2026-05-07
0