#79

Wanita itu mengangkat wajahnya perlahan. Saat mata mereka bertemu, ekspresi dingin Serena berubah, ada kilatan emosi yang sulit dijelaskan: marah, sakit hati, dan dendam yang lama dipendam.

"Al..." ucap Serena pelan, dengan nada getir.

Alden masih terpaku. Kepalanya terasa kosong.

Ia masih tak percaya melihat Serena kini duduk sebagai tersangka penyerangan bersenjata. Apalagi itu berkaitan dengannya. Bukankah itu artinya Serena awalnya ingin menyerang dirinya dan Naysila?

Ia langsung mendekat, emosinya perlahan-lahan naik ke permukaan.

"Serena, apa yang kamu lakukan, hah?" tanyanya tegas. "Kenapa kamu masuk ke rumah itu dan menyerang mereka?"

Serena tertawa kecil, tapi tawanya terdengar pahit. "Memangnya kamu pikir aku melakukan itu untuk apa? Jelas itu untuk balas dendam ke kamu dan istri sialanmu itu!"

Mata Alden melotot. "Dendam?" ucapnya. "Aku udah Naysila tidak memiliki urusan apapun denganmu lagi. Jadi, kenapa kamu harus dendam terhadap kami?"

"Kamu masih tanya kenapa aku dendam padamu?" Serena bertanya sembari tersenyum miring. "Kamu lupa kalau kamu yang membawa aku ke dalam kehidupan kalian lalu kamu membuangku seperti sampah? Jangan lupakan itu, Alden!"

"Kapan aku membuangmu seperti sampah?" Alden bertanya lagi, lebih tegas dan penuh emosi. "Dengar, aku memintamu pergi dari hidupku setelah memberikan apa yang menjadi hakmu. Aku tidak pernah membuangmu, tapi memang seharusnya kamu pergi dari hidup kami setelah semua kesepakatan berakhir."

Ia menambahkan. "Apakah itu belum cukup untuk kamu pahami? Kenapa harus jadi sebuah dendam?"

Serena menatap Alden dengan mata memerah, rahangnya mengeras seolah menahan emosi yang sudah terlalu lama dipendam.

"Aku nggak bisa menerima semua itu, Al," ucapnya akhirnya, suaranya bergetar tapi penuh amarah.

"Aku nggak bisa terima kalau kenyataannya kamu memilih Naysila dan kembali padanya… sementara aku, yang kamu bawa masuk ke dalam hidupmu, justru disingkirkan tanpa perasaan. Seolah-olah aku ini sampah yang kamu buang."

Ia te…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

amilia amel

amilia amel

makanya kalo mau melakukan apapun, pikirin dulu secara matang

2026-02-06

1

Irene Rambing

Irene Rambing

benerkan dia buat ulah karena peluang , jadi menghadirkan dendam.

2026-02-12

0

Titien Prawiro

Titien Prawiro

Serena kasih pelajaran jadi narapidana, memang enak.

2026-06-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!