Alesya baru saja keluar dari parkiran kampus, satu tangannya memegang setir, satu lagi sibuk mengibas rambut panjangnya yang sedikit kusut. Hari ini ia sedikit lelah, kuliah dan tugasnya sedang padat, namun mood-nya cukup baik karena tadi sempat makan siang bersama Rayyan.
Ponselnya yang tertancap di holder tiba-tiba berbunyi ting.
Notifikasi WhatsApp masuk.
Dari Papi.
Alesya melirik sekilas saat mobil berhenti di lampu merah.
Ketika membaca pesannya, matanya langsung membesar.
> Papi: Mommy Revana di rumah sakit. di RS St. Aurelia. Kamu ke sini, ya. Lesya.
Alesya langsung membeku sesaat.
“…Mommy?”
Degup jantungnya meningkat drastis.
Tanpa pikir panjang, ia memutar setir, mengubah arah tujuan. Mobil langsung berbelok menuju jalan utama, ia menambah kecepatan tapi tetap berusaha tidak sembrono.
“Ya Tuhan… Mommy kenapa?” gumamnya panik.
Semua kemungkinan buruk langsung berputar di kepalanya, apakah Mommy jatuh? Atau sakit? Atau kecelakaan?
Tangan Alesya sedikit bergetar saat ia menekan tombol panggilan.
“Papi… papi angkat dong…”
Tetapi Adrian tidak mengangkat mungkin sedang sibuk dengan dokter.
Alesya menghembuskan napas keras, menahan air mata yang mulai menumpuk karena kecemasannya sendiri.
Begitu sampai di RS St. Aurelia, ia langsung memarkir mobilnya sembarangan, yang penting cepat. Lalu ia berlari masuk ke lobby.
“Permisi, pasien atas nama Ibu Revana, di ruangan mana?” tanyanya tergesa.
Perawat memberi petunjuk, dan Alesya langsung melesat ke lantai dua.
Di depan kamar, ia melihat Adrian berdiri sambil memijat pelipis, wajahnya kusut tapi terlihat lega. Begitu melihat putrinya datang terengah-engah, Adrian langsung menghampirinya.
“Papi!” Alesya memeluknya erat, suaranya bergetar.
“Mommy kenapa? Kenapa tiba-tiba di rumah sakit? Dia sakit parah, ya ? Tolong jangan bohongin Alesya…”
Adrian mengusap kepala putrinya, menenangkan.
“Tenang, sayang. Mommy kamu baik-baik saja.”
Alesya melepaskan pelukannya, wajahnya tegang penuh harap.
“Beneran? Terus… kenapa sampai pi…
Istri Simpananku, Canduku
100. Bab 100
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 118 Episodes
Comments
Herman Lim
klo liviana tau revana hamil pasti lebih kesel lagi apalgi lihat Adrian segitu perhatian nya moga aja ga kejadian dl lagi yg di dorong sampe keguguran lagi
2025-12-09
0
Lilik Juhariah
wiiih senengnya ya , semua itu karena cinta mommy buat.papa dan andrew yg besar dan tulus
2025-12-09
0
Asyatun 1
lanjut
2025-12-09
0